Permasalahan Baru Setelah Penerimaan PPPK Guru
CYBER88 | Bandung - Asep B Kurnia atau biasa di sapa AA maung sebagai ketua LBP2 Jawa Barat memberikan pandangannya terkait masalah Penerimaan PPPK yang baru-baru ini digelar disetiap wilayah Kab/Kota.
AA. Maung mengatakan," bahwa dengan diangkatnya PPPK ini terjadi permasalahan baru, dimana banyak Honorer yang tidak lulus seleksi P3K akan kehilangan pekerjaannya sebagai tenaga honorer disekolahnya."ungkap Asep.
lebih lanjut beliau mengatakan," ini karena kuota sekolah yang ada atau kosong terisi oleh tenaga PPPK yang lulus, sehingga secara otomatis Honorer yang ada akan tersisihkan dengan yang datang baru." Ujarnya
Sekolah akan bingung apalagi yang notabene disekolah bersangkutan sebelumnya sudah penuh dengan tenaga honorer sehingga untuk mempertahankan sangat sulit karena berkaitan juga dengan kewajiban Jam tugas mengajar yang tidak bisa terpenuhi atau kurang dari seharusnya, masih mending jikalau disekolah tersebut bisa diberdayakan tugas lain, tetapi itu sepertinya sangat sulit.
Hal ini tentu harus dipikirkan secepatnya oleh Pemerintah karena akan mengakibatkan disekolah kelebihan Guru dan tidak sedikit pula kekurangan sekolah kekurangan Guru, sehingga perlu ada pemetaan kembali agar tidak terjadinya Guru Honorer yang ada akan berhenti mengajar dan kehilangan pekerjaannya.
Selain hal itu tidak sedikit pula sekolah swasta yang gurunya lulus P3K dan beralih tugas ketempat baru, akan kehilangan juga atau kekurangan Guru untuk mengajar disekolahnya."tambahnya.
Dalam keterangan terakhir Asep menegaskan," Sebelum SK keluar untuk Guru PPPK ini, alangkah lebih baiknya Pemerintah bisa menyelesaikan dahulu permasalahan yang mendasar itu, sehingga tidak menjadi sebuah polemik dan kegaduhan dikalangan Guru Honorer, juga pihak sekolah".Pungkasnya (Mustopa)


Komentar Via Facebook :