Ajarkan Anak Sedini Mungkin Kelola Sampah

Ajarkan Anak Sedini Mungkin Kelola Sampah

CYBER88 l Cilegon- Yayasan  Petrochemical kota Cilegon menggelar acara Training of trainers perangkat pembelajaran mengangkat tema " Kelola Plastik untuk Bumi Lestari". Acara berlangsung di Aula SD YPWKS IV. Jl kawat kota Cilegon. Jumat(04/02/2022).

Acara di buka oleh Walikota Cilegon Helldy Agustian kepada media dirinya sangat mengapresiasi PT Barito juga dengan PT. Chandra Asri 

"Hari ini dari Yayasan Bakti Barito yang dalam hal ini akan mengadakan training of trainer mengenai sampah yang tadi pengajarnya dari Bekasi hadir disini agar supaya bisa mengedukasi bahwa nanti akan menjadi kurikulum ekstrakulikulernya.

Tujuannya untuk melatih anak-anak kita yang masih muda agar bisa membuang sampah dengan baik tidak sembarang tempat, dan akan menjadi kebiasaan yang baik nantinya

 " Ada 3 sekolah yang di ajarkan pertama adalah SD YPWKS ini, kemudian Al-azhar dan SD Kebon Dalam untuk dijadikan sampling. dengan harapan guru-guru punya kemampuan mengolah sampah. harapan yang pertama tentunya kan ini kan kita membiasakan diri pada guru untuk tertib kemudian menularkan kepada anak-anak muridnya seperti yang saya sampaikan How to managing your self baru How to managing people, guru ini sebagai model-model untuk anak-anak sekolah.jelasnya.

Di tempat yang sama, Dian A. Purbasari Ketua Yayasan Bakti Barito yang diwakili oleh Angelin Sumendap Head Corporate Communication Group Barito Pacific juga menjelaskan bahwa program yang dibawa
sebelumnya.

"Saya jelaskan sedikit materi yaitu ini program dari Yayasan Bakti Barito dan berkolaborasi dengan PT Chandra Asri petrochemical Tbk ini adalah program perangkat belajar untuk modul kurikulum di sekolah Dasar." Ujarnya

ini adalah perangkat pembelajaran untuk siswa dan untuk guru juga untuk menunjang pembelajaran tentang Bagaimana menjaga lingkungan dengan baik tentang bagaimana mengubah perilaku agar lebih ramah lingkungan responsible consumption kalau kita bilangnya dan bagaimana mengelolah sampah plastik agar menjadi bermanfaat.

 "Disamping itu sampah-sampah lainnya juga kita ketahui memang selalu bermanfaat jadi semuanya optimal outputnya diharapkan siswa dan guru di ekosistem sekolah. pengetahuan untuk mengelola sampah, setelah selesai mereka terapkan begitu harapannya ini bisa dimulai dari perilaku sejak dini di sekolah sehingga bisa berguna nanti di masa depan dan juga dalam keluarga. Jelasnya.

Wawan Mulyana, dari PT Chandra Asri menambahkan bahwa, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan suatu pemahaman terhadap masyarakat yang diutamakan adalah terhadap usia dini di sini adalah SD.

"Biasanya dari usia dini akan dibawa ke rumah sebagai agen perubahan, Biasanya kalau anak sudah faham ibunya ngikutin nah, bagaimana dengan pengelolahan ini kok menjadi kurikulum? mudah-mudahan konsep hari ini  menjadi satu awal untuk terbentuknya sebuah perubahan bagaimana sampah terutama sampah plastik atau sampah plastik itu bermanfaat dan bernilai tinggi." Ungkapnya.

sebelumnya di Chandra Asri juga mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar, Kemudian dari PLN dibuat sebagai tenaga listrik, tidak hanya itu  sampah organik yang bisa jadi menjadi kompos.
 
Apa yang dilakukan kalau bermanfaat atau tidak itu bukan suatu pemikiran bahwa sampah plastik itu musuh, tetapi tergantung bagaimana yang mengelolanya, tidak sedikit orang bahkan melihat seperti layaknya melihat emas sekarang kenapa begitu besar manfaatnya. 

 "Ternyata kalau dibilang dengan ada manfaat yang baik bagi sampah plastik bukan musuh tetapi itu tergantung dari para pengelolaannya pokoknya baik maka itu berarti ekonomi tinggi daerah. Pungkasnya.(Kiky).

 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :