Diduga Laporan Keuangan Anggaran Banprov 2020 dan 2021 Desa Cigayam Kabupaten Ciamis Fiktif, Ketua Manggala Garuda Putih Angkat Bicara
CYBER88 | Ciamis -- Adanya pengelolaan APBDes Cigayam Tahun 2020 dan 2021 yang diduga fiktif yakni Banprov dan sebagian dana desa, Ketua Ormas Manggala Garuda Putih Kabupaten Ciamis Egi Sudrajat angkat bicara.
Menurut Egi Sudrajat, didalam pengelolaan anggaran Banprov yang tentunya sudah ada juknis dan ketentuan baik dalam pelaksanaan ataupun realisasi apalagi dalam laporan pertanggung jawaban keuangan.

Tumpukan besi untuk pengecoran beton yang belum difungsikan (ist)
"Besaran dana Banprov di wilayah kabupaten Ciamis sekitar kurang lebih sekitar 135 juta. Salah satunya di desa Cigayam kecamatan Banjaranyar yang diketahui anggaran tahun 2021 tersebut baru direalisasikan untuk pembelian besi sekitar kurang lebih Rp 30 juta, "Ungkap dia pada Cyber88.co.id Senin (14/2/2022).
"Bahkan saat saya menemui Kaur Kesra sebagai PPK, dia kelihatan gugup untuk menjelaskan realisasi dana Banprov tahun 2021, "Ujarnya.
Ini menandakan adanya dugaan kuat laporan keuangan tersebut fiktif, tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Saya berharap, Inspektorat, DPMD, Bupati Ciamis dan Aparat Penegak hukum segera turun tangan supaya ada efek jera terhadap oknum - oknum yang telah menyalahgunakan wewenang dalam anggaran tersebut," tandasnya.
Sumarna, sebagai Kaur Kesra sekaligus PPK desa Cigayam saat ditemui ditempat kerjanya Senin (14/2) mengatakan bahwa anggaran Banprov tahun 2020 diterapkan untuk pengecoran beberapa tiang balai desa Cigayam.
Sementara, sambung dia, anggara Banprov Tahun 2021 sebesar Rp.60 juta dibelikan material bentuk besi 12, 10 dan besi 8. masih ada besi dimaterial yang belum dikirim, hari ini juga akan disuruh untuk dikirim.
"Saat ditanya soal bon pembelian besi tersebut dari toko material mana, Sumarna enggan memberi tahu.
"Pokonya ada aja, "Kata dia.
Sekdes Cigayam Sutisna turut menjelaskan bahwa anggaran Banprov tahun 2021 sebesar Rp.135 juta diterapkan untuk kegiatan Posyandu masing - masing sebesar Rp 1.750.000 ribu sebanyak 6 lokasi.
"Kinerja perangkat desa sebesar Rp 15 juta, PPN + PPH 11,5%, tunjangan BPD 5 juta, Rt dan Rw, sisanya 60 juta untuk fisik," ucap dia.
Sementara itu, Dodi, Kepala desa Cigayam saat diwawancarai kru media dikantor Kecamatan Banjaranyar membenarkan ada masalah dana Banprov tahun 2021 untuk fisik hanya sebesar Rp 68 juta dan baru dibelikan material dalam bentuk besi.
"Adapun terkait dugaan laporan keuangan Banprov yang dianggap fiktif, saya bingung untuk menjelaskan. Memang ini salah, namun kalau bisa, tolong kepada rekan media jangan dulu dinaikan beritanya. Nanti saya mau komunikasi dulu sama sekdes dan PPK, karena saat ini anggaran belum pada turun," pungkasnya. (Samsu)


Komentar Via Facebook :