Arogan, Wakasek SMAN 1 Rumpin Usir dan Dorong Wartawati 

Arogan, Wakasek SMAN 1 Rumpin Usir dan Dorong Wartawati 

CYBER88 | Bogor -- Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) kesiswaan SMAN 1 Rumpin, Kabupaten Bogor Dhirja diduga melanggar UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 dengan menghalang-halangi tugas wartawan. 

Pasalnya saat tiga orang pewarta dari media Tugas Bangsa Rival, Pilar Parlemen Hari dan Delikperkara.co.id Rossa hendak konfirmasi terkait pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB)  Wakasek ini enggan untuk memberikan informasi.

Bahkan dengan arogannya tenaga pendidikan yang seharusnya menjadi suri tauladan mengatakan kalimat yang kurang mengenakan. Ia pun seolah merendahkan martabat wartawan.

"Kita mah berhadapan dengan yang gini itu pak paling malas terus terang saja, biasanya berhadapan langsung dengan kepala dinas pak kalau saya mah, tanya aja yang lain juga sama ke camat, ke polsek, Koramil tanya aja kesana sama gitu, "Cetusnya dengan nada siani pada Senin (22/2).

Tak hanya enggan memberikan informasi bahkan wakasek yang menjabat bidang kesiswaan ini melakukan pelecehan terhadap wartawati Delikperkara.co.id.

Wakasek mengusir sambil mendorong mengenai payudara saya, keluar hingga hampir terjatuh saat melaksanakan tugas jurnalistik, "Ucap Rossa, wartawati Delikperkara.co.id

"Saat itu kami habis melakukan liputan kegiatan Rapat Minggon Kecamatan Rumpin, kami melihat ada pembangunan RKB di SMAN 1 Rumpin yang berdekatan dengan gedung kantor Kecamatan.

"Kami mencoba untuk melakukan konfirmasi terkait pembangunan RKB tersebut namun yang saya dapatkan prilaku yang tidak menyenangkan dari Wakasek SMAN 1 Rumpin yang bernama Dhirja.

"Saya diusir sambil didorong keluar untungnya saya ditahan sama teman yang pada saat melakukan liputan bersama saya (Hari).

Kalau tidak, saya bisa jatuh bahkan kepala saya bisa terbentur kedinding," ungkap Rossa. 

Sangat disayangkan prilaku Wakasek ini tidak mencerminkan layaknya seorang pendidik yang seharusnya mendidik dan memberikan contoh yang baik bagi siswa/i yang menimba ilmu disekolah tempatnya mengajar, "Ucapnya  (Alip waedi)

Komentar Via Facebook :