Tidak Adanya Sosialisasi Aksessibilitas KPUM FKIP UNTIRTA Dalam Pemira
CYBER88 | Serang -- Pemilihan raya FKIP UNTIRTA yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Sabtu 5 Maret tahun 2022, mendapat protes dari beberapa mahasiswa netra.
Pasalnya, persiapan kegiatan pemilihan mahasiswa akan dilaksanakan secara online, tetapi tidak ada sosialisasi dari KPUM mengenai aksessibilitas, terutama aksessibilitas kepada mahasiswa tunanetra.
Nedi selaku Paslon 1 HIMA PKh menuturkan bahwa pemilihan mahasiswa tersebut akan dilaksanakan pemilihan secara online.
"Setiap fakultas sudah mempunyai teknis tersendiri dan FKIP dijadwalkan besok dari jam 13.00-17.00, "kata Nedi saat di mintai keterangan.
Hal tersebut dikarenakan saat ini masih situasi Covid dan ada Omicron, sehingga diadakan secara online.
"Diadakan secara online ini menurut saya, cukup efetif bagi teman-teman yang tidak bisa hadir di Serang, dan data mahasiswa aktif pemilih sekitar 200 orang lebih,” Ucap Nedi
Hikmat yang merupakan salah satu mahasiswa tunanetra mengutarakan, “dari teman-teman tunanetra, terutama saya, ini merupakan pemilihan kedua secara online.
Dari pengalaman sebelumnya, saya membutuhkan orang awas (tidak berkebutuhan khusus) untuk mengakses situs pemilihan."
"Soalnya screen reader tidak terlalu mendukung saat mengakses situs pemilihan secara mandiri, apa lagi yang harus kami pilih banyak, tidak hanya ketua HMJ, tetapi juga BEM FKIP dan Presma. Sedangkan waktu yang diberikan untuk pemilihan itu sangat singkat,” ujar Hikmat.
Ia berharap pemilihan bisa dilaksanakan secara ofline, agar lebih efektif melakukan pencoblosan, terutama bagi para mahasiswa tunanetra.
Selain itu ia mengemukakan, sampai saat ini dari pihak KPUM FKIP, atau Universitas tidak ada sosialisasi akan aksessibilitas dalam pemilihan secara online kepada mahasiswa disabilitas.
Hal ini tentu menjadi suatu kebingungan juga bagi kami, "pungkas Hikmat. (Jurnet C88- Wendy).


Komentar Via Facebook :