Pekanbaru Covid Level 3, Dana APBD diduga dipergunakan untuk kepentingan pribadi jelang akhir jabatan sebagai walikota Pekanbaru

Jelang Habis Masa Jabatan, Walikota Firdaus Diduga Gunakan APBD Untuk Plesiran Keluar Negeri

Jelang Habis Masa Jabatan, Walikota Firdaus Diduga Gunakan APBD Untuk Plesiran Keluar Negeri

CYBER88 | Pekanbaru - Jelang masa jabatan akan berakhir sebagai orang nomor satu di kota Pekanbaru dimana disinyalir meninggalkan permasalahan yang masih tersisa di akhir masa jabatan Walikota Firdaus dan Wakil walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi tidak membuat kepala daerah di kota ini fokus bekerja menyelesaikan semua PR yang ada. Bahkan beredar kabar walikota pekanbaru beserta rombongan berencana akan berangkat ke luar negeri tepatnya ke negeri Mesir. Jumat, (18/03/22).

Ketika awak media meminta tanggapan dari aktivis yang getol dalam mengawasi kinerja aparatur negara tentang hal ini di kantornya,  bung Arif Ketua DPD LSM GEMPUR Riau menjelaskan.

"Saat ini bumi pertiwi khususnya kota Pekanbaru yang kita cintai masih dalam keadaan siaga pandemi covid 19, bahkan meningkat menjadi level 3(tiga).

Peningkatan kasus covid-19 varian Omicron yang terjadi di sejumlah negara luar yang sekaligus menjadi dasar pemerintah membatasi masyarakat untuk pergi ke luar negeri, tanpa terkecuali ASN dan keluarganya," jelasnya.

Bung Arif juga menyatakan bahwa sepertinya hal ini tidak berlaku untuk Walikota Pekanbaru DR Firdaus ST.

"Bahkan menurut kabar dan data yang beredar yang saya dapatkan Walikota Pekanbaru rencananya akan berangkat keluar negeri, tak tanggung-tanggung ke negara Mesir.

Bahkan penguasa kota Pekanbaru ini rencananya akan membawa belasan rombongan pejabat terasnya.

Hal ini dapat kita lihat dari data ini seraya menunjukan telepon selularnya kepada awak media dimana dalam surat tersebut terdiri dari beberapa Pejabat Eselon II  yang setingkat Kadis (Kepala Dinas) dan Pejabat Eselon III setingkat Kabag di Sekretariat pemerintahan kota Pekanbaru.

Namun diantara itu ada yang mengherankan saya yaitu terdapat nama salah satu Dirut BUMD Heri Susanto," terang bung Arif keheranan sambil menunjuk selularnya.

Hal ini membuat bung Arif meduga jangan-jangan keberangkatan ke Mesir ini bertujuan ingin menanda tangani kontrak kerjasama jangka panjang dengan negara tujuan di bidang pengelolaan angkutan massal bus Trans Metro Pekanbaru.

"Kenapa saya bilang begitu, ya mana tau aja sama dengan panjangnya kontrak kerjasama pengelolaan parkir kota Pekanbaru.

Seharusnya disisa akhir masa jabatannya, yang walikota lakukan itu fokus menata kota ini baik itu dari segi pembangunan serta perbaikan infrastruktur seperti jalan yang berlobang dan drainase untuk mengatasi terjadinya banjir di banyak ruas jalan-jalan protokol kota ini. Itu baru tepat,"

Selanjutnya, ucap bung Arif, seharusnya Walikota melalui jajarannya diharapkan dapat mempercepat penyerapan anggaran guna memanfaatkan APBD dalam membantu masyarakat, Usaha Kecil Menengah (UKM), menjaga ketersediaan dan harga bahan pokok terlebih penanganan Covid-19 yang mungkin dapat terjadi peningkatan dalam menghadapi datangnya bulan suci ramadhan nanti.

"Sudahlah pak nanti dulu warawirinya, fokus dulu aja kepada menatap kekurangan kota ini, kasihan masyarakatnya. Dugaan dengan menggunakan APBD yang seyogyanya membantu masyarakat, malah dengan santai pergi ke Mesir. Aneh bukan?," tutup bung Arif dengan senyuman.

Komentar Via Facebook :