Dinas PUPR Pekanbaru Gunakan APBD Bangun Aspal Jalan Tidak Tepat Sasaran, Indra Pomi Pilih No Comment

Pengaruh Sujono di Pemko Pekanbaru : Gunakan APBD Bangun Akses Jalan ke Agro Wisata Durian di Aspal Mulus

Pengaruh Sujono di Pemko Pekanbaru : Gunakan APBD Bangun Akses Jalan  ke Agro Wisata Durian di Aspal Mulus

Jalan Sri Sejahtera Rumbai Barat yang menuju Agro Wisata Durian (ist)

CYBER88 | Pekanbaru - Sejak covid -19 menyerang Indonesia tahun 2019 sampai saat ini, pemerintah pusat fokus pada penanganan penanggulangan percepatan wabah virus Corona. Tidak tanggung- tanggung langkah dan kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Pusat untuk pencegahan wabah berbahaya tersebut berpengaruh pada anggaran seluruh provinsi se Indonesia. Kamis, (21/10/21).

Namun berbeda dengan kebijakan yang dilakukan Pemerintah kota Pekanbaru, dimana anggaran irasionalitas Pemko Pekanbaru melalui dinas PUPR Pekanbaru kembali menjadi pertanyaan.

Baca juga : Mantan Camat Rumbai Barat Bungkam Terkait Kepemilikan Sah Ratusan Hektar Lahan Durian Milik Sujono 

Saat kru media CYBER88 lakukan investigasi pagi tadi ke Rumbai Barat dijalan Sri Sejahtera, terpantau dinas PUPR Pekanbaru melakukan kegiatan pengaspalan sepanjang kurang lebih 7 km yang dikerjakan oleh PT Binakarya Mekar Abadi KSO, tampak beberapa hal yang janggal.

Dimana pengerjaan pengaspalan yang dilakukan dinas PUPR Pekanbaru ialah sepanjang pengerjaan pengaspalan kepadatan rumah penduduk hanya 1 km dan selebihnya sepanjang jalan disisi kiri dan kanan terlihat kebun - kebun sawit dan kebun tanaman muda.

Diduga dinas PUPR Pekanbaru melakukan kegiatan pengaspalan tidak tepat sasaran, karena di tempat lain masih banyak jalan padat penduduk belum disentuh oleh dinas PUPR Pekanbaru dan Pemko Pekanbaru.

Selidik demi selidik saat kru media CYBER88 mencari informasi, dari masyarakat setempat menyampaikan bahwa ujung dari pengaspalan tersebut menuju tempat Agro Wisata kebun durian Musang King milik Sujono yang notabene mafia tanah Riau dan telah di jebloskan ke bui Polda Sumut terkait penipuan.

"Ya betul, kira- kira kurang lebih 3 km lagi tempat Agro Wisata tersebut pak didepan sana," ungkap masyarakat setempat .

Hasanul Arifin (ketua DPD LSM Gempur Riau) saat ditemui disalah satu cafe di kota Pekanbaru turut bersuara terkait ketidakadilan yang dilakukan pihak PUPR Kota.

Hasanul Arifin (Ketua DPD LSM Gempur Riau) (ist)

"Dari rekaman video yang kita perhatikan terkait kegiatan pengaspalan yang dilakukan dinas PUPR Pekanbaru, jelas sudah tidak sesuai dengan program Pemko Pekanbaru terkait percepatan pembangunan. Artiannya, Kadis PUPR Pekanbaru tidak profesional dalam mengunakan anggaran yang ada, dimana masih banyak kondisi jalan di kota Pekanbaru yang lebih urgen untuk di perbaiki .

Jika anggaran pengaspalan tersebut dialihkan untuk memperbaiki jalan yang berlobang di Pekanbaru jauh lebih baik manfaat nya dibanding pengaspalan di jalan Sri Sejahtera kecamatan Rumbai Barat. Kita berbicara kondisi saat ini terkait rasionalisasi seluruh anggaran, sangat tidak logis rasanya jika pengerjaan pengaspalan di jalan Sri Sejahtera yang notabene jumlah penduduk nya sedikit sementara jalanan berlobang dan bergelombang masih banyak di kota Pekanbaru.

Kalau mau buang anggaran itu, jangan langsung bangun image kita dihadapan masyarakat luas kita itu rakus. Bermain cantik ajalah," tukas Hasanul Arifin yang kerab disapa bang Arif.

Saat ditanya apa tindakan yang akan ia lakukan sebagai ketua LSM GEMPUR, kembali Arif menegaskan bahwa ia akan pantau kemana uang APBD Riau yang digelontorkan pemerintah pusat.

"Perlu saya pertegas kembali, kadis PUPR Pekanbaru harus berpikir objektif dalam mengunakan anggaran yang ia kelola , utamakan kepentingan orang banyak terlebih dahulu.

Intinya kita dari pemantau LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) kecewa atas kebijakan yang dilakukan Indra Pomi selaku Kadis PUPR Kota. Kedepannya kita akan melakukan kordinasi kepada yang bersangkutan dan Walikota Pekanbaru untuk meminta alasan Pemko Pekanbaru dan kadis PUPR Pekanbaru terkait pengerjaan pengaspalan tersebut.

Takutnya kita pengerjaan pengaspalan tersebut ada muatan pesanan kepentingan pribadi seseorang disana. Dimana kita juga mendapatkan informasi ujung pengaspalan tersebut terdapat, Agro Wisata kebun durian Musang King yang konon kabarnya program tersebut adalah program walikota Pekanbaru Firdaus MT dalam pengembangan pembibitan durian Musang King milik Sujono yang kini tersandung kasus penipuan di Polda Sumatera Utara.

Semua orang juga sudah mengetahuinya dan bukan issu belaka antara Sujono dan Firdaus ST MT mereka sahabat dekat, bahkan foto - foto kedekatan mereka selama ini beredar dimana - mana," tegas Hasanul Arifin.

Saat kru media bertanya perihal diatas kepada Kepala dinas PUPR kota Pekanbaru Indra Pomi via telfon dan pesan singkat WhatsApp tidak diangkat dan terkesan diam.

Komentar Via Facebook :