Mantan Camat Rumbai Barat Bungkam Terkait Kepemilikan Sah Ratusan Hektar Lahan Durian Milik Sujono 

Mantan Camat Rumbai Barat Bungkam Terkait Kepemilikan Sah Ratusan Hektar Lahan Durian Milik Sujono 

CYBER88 | Pekanbaru --  Sebelumnya walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT pernah menggadang gadangkan Agro wisata perkebunan durian Musang King yang berada di kecamatan Rumbai Barat menjadi The Next Destinasi Wisata di Pekanbaru. Namun walikota tidak sendirian dalam menjalankan bisnis tersebut sehingga diduga Firdaus menggaet Sujono si mafia tanah Riau sebagai mitra kerjanya untuk mengelola perkebunan durian Musang King. Rabu, (20/10/21).

Sejak Sujono ditangkap Polda Sumatera Utara terkait penipuan lahan di Pekanbaru beberapa bulan lalu, mau tidak mau menyeret nama walikota Firdaus di pusaran Sujono.

Lahan yang diperkirakan kurang lebih 200 hektar untuk tempat pembibitan durian Musang King juga dibantu pengurusannya oleh mantan Camat Rumbai Barat dan mantan lurah Agro wisata yang diperkirakan diketahui oleh Firdaus.

Baca juga : Sujono Sekum KONI Kota Pekanbaru Ditahan Polda Sumut, Uang Saku Sebagian Atlet Riau Terlambat Ditransfer

Keberadaan lahan kebun Durian Musang King yang diperkirakan 200 hektar di kecamatan Rumbai Barat untuk kebun durian Musang King yang awalnya walikota Pekanbaru dan Sujono dengan percaya diri untuk mengelola menjadi perbincangan hangat di masyarakat Pekanbaru.

Baca juga : Diduga Walikota Pekanbaru Kongkalikong Dengan Sujono Mafia Tanah di Riau

Dimana baru - baru ini H. Sulaiman bersama kuasa hukumnya Nouvendi SH telah melakukan gugatan kepada Pemko Pekanbaru, Camat Rumbai Barat dan Lurah Agro Wisata terkait keabsahan dokumen tanah  untuk lahan durian tersebut, namun gugatan tersebut tidak mendapatkan respon dari Pemko Pekanbaru hingga lurah Agro Wisata.

Mendengar informasi tersebut, kru media CYBER88 mencari fakta dan kebenaran terkait keberadaan kepemilikan lahan perkebunan Musang King dan mencoba menyambangi  Vemi Herliza (mantan Camat Rumbai Barat) yang kini menjadi Camat Rumbai yang berada dijalan Sembilang nomor 2 (eks kantor camat Rumbai Pesisir).

Dihadapan awak media Vemi Herliza menuturkan bahwa  tanah milik Sujono benar awalnya milik H Sulaiman, namun berapa luas ia tidak mengetahui persis.
Namun ketika ditanya mengapa Sujono kembali menguasai tanah milik H Sulaiman, ia terkesan bungkam tidak mau banyak memberikan komentar.

"Maaf ya, terkait riwayat kepemilikan Sujono memiliki tanah ratusan hektar di sana saya no comment. Yang jelas jika memang ini bermasalah kelak nantinya saya harus memberikan keterangan resmi, itu saja," ucapnya.

Disinggung mengenai pengeluaran surat tanah 200 hektar milik Sujono, dengan tegas Vemi Herliza kembali menuturkan,"saya bekerja sesuai SOP (Standar Operasional Pelayanan) Pemerintah, namun seingat saya selama saya menjabat Camat Rumbai Barat pengajuan surat tanah tidak ada atas nama Sujono. Dan seingat saya pengajuan surat tanah kebun durian Musang King awalnya yang mengajukan atas nama 'pak Amir' namun berapa luas saya tidak ingat pulak," tegas Vemi .

Vemi Herliza lagi - lagi terkesan mengelak terkait kronologis lahan kebun durian Musang King seluas 200  hektar tersebut, bahkan diakhir penyampaiannya Vemi Herliza mengatakan, "untuk saat ini saya tidak bisa memberikan komentar kepada awak media maupun kepada siapapun, takutnya komentar yang saya sampaikan ada menyinggung orang lain dan juga saya sudah bekerja sesuai SOP Pemerintah, itu saja," tegas nya. (Red/S.Tanjung)

Komentar Via Facebook :