Mantan Kapolda Jabar Berhasil Gelorakan Cinta Tanah Air dan Cinta Budaya

Mantan Kapolda Jabar Berhasil Gelorakan Cinta Tanah Air dan Cinta Budaya

Abah Anton Charliyan mantan Kapolda Jabar

CYBER88 | Bandung- Dalam rangka mengawali agenda program kerjanya di Tahun 2022,  Comunitas budaya dan lingkungan hidup. Baranusa Jabar kembali menggelar acara lomba panahan Tradisi Jamparing Sunda yg ke-2 di GOR Arcamanik Bandung. Minggu,(20/03 2022)

Adapun kali ini Baranusa menggelar lomba adat tradisi Panahan Jamparing, sangat tepat, karena dizaman dulu Jamparing merupakan salah satu  keterampilan utama untuk bisa mempertahankan wilayah tanah air kerajaan di dataran sunda.

Bahkan dengan keterampilan para pemanahnya mampu mengantarkan Kerajaan Sunda Galuh maupun Pajajaran sebagai negara yang mempunyai pasukan tangguh yang disegani Kerajaan lain di Seantero Nusantara bahkan diluar Nusantara.

Dalam sambutannya Abah Anton Charliyan selaku Dewan Pembina Baranusa juga mantan Kapolda Jabar, telah berhasil menggelorakan Cinta Tanah air dan Cinta Budaya melalui lomba Panah Tradisi Jamparing Sunda dan Penanaman pohon untuk  penyelamatan mata air.

"Upaya pelestarian adat tradisi  budaya harus tetap digelorakan setiap saat karena adat tradisi budaya merupakan entitas diri dan akar dari wawasan, cara berpikir, etika, sikap prilaku,dan budi pekerti." Tuturnya.

"Sehingga bila budayanya hancur akan hancur pulalah, wawasan , pola pikir, etika, sikap , prilaku dan budi pekerti suatu bangsa." Imbuhnya.

"Dengan digelarnya lomba Jamparing ini diharapkan mampu juga meningkatkan sikap dan wawasan bela negara serta cinta tanah air masyarakat Jabar." ujar Abah penuh semangat.

Dipuncak acara digelar Pembacaan Deklarasi sebagai ikrar bersama untuk lebih mengukuhkan dan menguatkan tekad dalam rangka pelestarian adat tradisi dan budaya serta  penyelamatan lingkungan alam khususnya mata air, dan yang paling utama adalah untuk memperkuat sikap bela Negara dan cinta tanah air.

Deklarasi ini dibacakan oleh artis ternama  Paramitha Rusady, sekaligus sebagai icon Jamparing Panahan Sunda Baranusa yaitu, Walet dan Barusa yang diambil dari  julukan nama pasukan Panah Pajajaran dimasa itu. 

Sebagai upaya untuk pelestarian adat tradisi budaya Sunda, serta menggelar penanaman bibit pohon keras al, jabon, mahoni dan lain-lain di wilayah Sukabumi Bandung dan Sumedang, dalam rangka penyelamatan mata air serta pelestarian lingkungan Alam secara umum di wilayah Jabar.

Baranusa dibawah komando Panglima daerah wilayah Jabar Bunda Ully Sigar Rushadhi mengatakan, " Lomba Panahan Tradisional Jamparing yang ke-2 ini alhamdulillah diikuti dengan sangat antusias oleh perwakilan kabupaten- kabupaten di Jabar bahkan ada yang datang dari Lampung, Jateng dan Jatim.

Dalam kesempatan acara ini sekaligus dilakukan juga penanaman bibit pohon dibantaran kali di wilayah Sumedang, Bandung dan Sukabumi untuk melestarikan dan menyelamatkan mata air yg semakin hari semakin langka,  karena bila mata air semakin langka akan menjadikan ancaman bagi kelangsungan hidup alam semesta ini. Tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Umum pusat Baranusa Sultan Palembang, Sesepuh Keraton Sumedang Larang Raden Ikik Wiradilaga, Kadis Pariwisata Kodya Bandung, Sekjen Baranusa Pusat, Rajawali Sukapura, Raden Dicky, serta para penggiat budaya dan lingkungan hidup se-Jawa Barat. Acara berlangsung tertib , hikmat penuh semangat dan meriah. (Sam).

Komentar Via Facebook :