Ahli Waris Hj. Srie Anah Soekarno, Sedekahkan Rp.1,5 Milyar Untuk Fakir Miskin di Pangalengan

Ahli Waris Hj. Srie Anah Soekarno, Sedekahkan Rp.1,5 Milyar Untuk Fakir Miskin di Pangalengan

CYBER88 | Bandung -- Berbagi untuk setiap orang yang membutuhkan merupakan hal yang baik. Dengan adanya kepedulian dan ketulusan untuk sesama, perbedaan akan menjadi sumber kebahagiaan dan keharmonisan akan tetap hidup. 

Untuk menunjukan kepedulian dan ketulusan dapat ditunjukan dengan banyak hal seperti berbagi sembako dan uang untuk orang-orang yang membutuhkan dan hidup dalam kekurangan.

Seperti dilakukan oleh keluarga besar Almarhumah Hj Srie Anah Soekarno yang mengeluarkan hartanya senilai Rp.1,5 Milyar yang rencananya akan dibagikan pada 18.000 warga miskin yang terdaftar dalam DTKS di wilayah Pangalengan. Bantuan social tersebut dikemas dalam bentuk beras 5 kg dan uang tunai senilai Rp.25 ribu.

Bekerja sama dengan Nuri Malabar Café, tahap pertama hari ini Jum’at (18/3) keluarga besar Almarhumah Hj Srie membagikan sejumlah 300 paket beras dan uang tunai pada warga Desa Margamulya kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawabarat. Baksos tersebut, bertemakan "Saling Berbagi antar sesama".

Acara tersebut dibuka langsung oleh Muhammad Bayu yang merupakan cucu dari Almarhumah Hj.Srie. Di lokasi Malabar Cape Highland Coffee yangberada di Jl. Pasir Mulya RT/01/07, Desa Margamulya Nampak Camat Pangalengan, dan 13 Kepala Desa yang ada di Kecamatan Pangalengan, berikut Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Margamulya.

Irta salah satu kaka sepupu dari Muhammad Bayu mengatakan acara Bakti Sosial ini diadakan murni sebagai bentuk kepedulian pada sesama. Menurutnya, tidak ada muatan politik apapun.

"Saya selaku dari ahli waris almarhumah Hj.Srie, semata melaksanakan apa yang diamanatkan almarhum semasa hidupnya. Almarhumah itu telah berikrar pada semua anak cucunya agar sebagian hartanya dibagikan pada pakir miskin yang ada di kecamatan Pangalengan, "Ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama Nuri, pemilik Cape Malabar mengatakan hal yang sama. Ujar dia, tujuan utama sodakoh ini diberikan pada pakir miskin yang memang tidak terkaper dalam DTKS sehingga tidak mendapatkan bantuan pemerintah.

"Berhubung dengan minimnya pakir miskin yang ada di Pangalengan, maka kami berinisiatif untuk meminta nama – nama yang ada di DTKS ke pihak kecamatan, "Katanya.

Menurut Nuri, dari sebanyak 18.000 DTKS yang ada di Kecamatan pangalengan, pihak ahli waris Hj Srie Anah sudah menyiapkan sebanyak 20.000 paket beras dan 500 Juta Uang Tunai. 

"Jadi, kalau saja dijumlahkan dalam bentuk uang, yang dibagikan Ahliwaris itu senilai 1.5 Milyar, "Jelasnya.

Ramdan Hidayat, Camat Pangalengan, dalam sambutannya mengajak semua pihak untuk bersyukur lantaran ditengah pandemi covid-19 ini, salah satu tokoh masyarakat di Pangalengan masih ada yang peduli pada sesama

"Ini semua murni sodakoh amal zariah, tidak bermuatan politik atau maksud apapun, dan untuk total harta yang dibagikan, saya tidak tahu percis. Yang jelas rencananya diperuntukan untuk 1000 penerima Manfaat dari Setiap desa yang ada di kecamatan Pangalengan ini, “Ucap dia.

Komentar Via Facebook :