Kelurahan Gerem Gelar Pra Construction Meeting (PCM) Program DPWKel Tahun 2026
CYBER88 | Cilegon – Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon menggelar Pra Construction Meeting (PCM) Program Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel) Tahun Anggaran 2026 di Aula Kantor Kelurahan Gerem, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang dibuka oleh Plt Lurah Gerem Hikmatul Qismat ini dihadiri Ketua Pokmas Kelurahan Gerem Sunhadi, Ketua LPM Mutaqin, tim pendamping DPWKel/Kotaku, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para Ketua RT dan RW yang wilayahnya masuk dalam pelaksanaan pembangunan termin pertama.
Dalam sambutannya, Hikmatul Qismat menegaskan bahwa PCM merupakan tahapan penting sebelum pekerjaan fisik dimulai agar seluruh pihak memahami spesifikasi teknis pekerjaan, kualitas material, hingga metode pelaksanaan di lapangan.
"Rapat pra konstruksi ini bertujuan agar seluruh pelaksana memahami gambar kerja, spesifikasi, dan kualitas material sesuai RAB. Jangan sampai terjadi kesalahan dalam pelaksanaan karena kurang memahami teknis pekerjaan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai gambar dan standar teknis, mulai dari pembangunan tembok penahan tanah (TPT), drainase, penerangan jalan umum (PJU), posyandu hingga pos ronda.
Sementara itu, Ketua Pokmas Kelurahan Gerem, Sunhadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan termin pertama mencakup pembangunan di RW 07, RW 08, RW 09, RW 10 dan RW 11, dengan rata-rata satu titik pembangunan di setiap RW.
"Anggaran termin pertama sebesar sekitar Rp240 juta. Kami berharap pembangunan termin berikutnya dapat segera direalisasikan sehingga seluruh wilayah Kelurahan Gerem memperoleh pemerataan pembangunan," katanya.
Di kesempatan yang sama, Ketua LPM Kelurahan Gerem, Mutaqin, menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran akibat efisiensi membuat realisasi pembangunan tahun ini belum dapat mengakomodasi seluruh usulan masyarakat.
Menurutnya, dari rencana anggaran yang seharusnya mencapai sekitar Rp1,1 miliar, saat ini yang dapat direalisasikan baru sekitar 40 persen. Ia juga berharap pemerintah dapat melakukan penyesuaian harga dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) agar sesuai dengan kondisi harga material di lapangan, terutama untuk wilayah Gerem bagian atas yang membutuhkan biaya distribusi lebih besar.
Tim Pendamping DPWKel Kelurahan Gerem, Hadi, menjelaskan bahwa PCM difokuskan pada pembahasan teknis pelaksanaan pekerjaan agar seluruh pembangunan berjalan sesuai perencanaan, gambar kerja, dan RAB.
Untuk termin pertama, kegiatan pembangunan meliputi Tembok Penahan Tanah (TPT), Penerangan Jalan Umum (PJU), drainase, dan pos ronda dengan total anggaran sekitar Rp240 juta.
"Harapan kami seluruh pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai perencanaan, menghasilkan konstruksi yang baik, memenuhi standar teknis, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Program ini juga mengedepankan swadaya karena pembangunan dilakukan dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat," jelas Hadi.
Melalui pelaksanaan PCM ini, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap teknis pekerjaan sehingga proses pembangunan DPWKel Tahun 2026 di Kelurahan Gerem dapat berjalan lancar, tepat mutu, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.


Komentar Via Facebook :