SMKN 2 Klaten Gembleng 612 Siswa Baru Jadi Generasi Berintegritas dan Siap Hadapi Dunia Kerja
CYBER88 I Klaten, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Negeri 2 Klaten bukan sekadar mengenalkan ruang kelas, guru, maupun tata tertib sekolah. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah awal menanamkan nilai-nilai integritas, kedisiplinan, dan karakter sebagai bekal penting bagi para siswa dalam menempuh pendidikan hingga memasuki dunia kerja.
Sebanyak 612 peserta didik baru mengikuti MPLS bertema "Penguatan SMK Berintegritas" yang menghadirkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Tengah, Basikun, sebagai narasumber utama. Hadir pula Pengawas SMK Dewi Yuningsih, Ketua Komite Sekolah Yusuf Purwoko, Kepala SMKN 2 Klaten Sri Murtono, serta jajaran guru.
Dalam materinya, Basikun mengajak para siswa untuk menyadari bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik atau keterampilan teknis. Sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama merupakan karakter yang sangat dibutuhkan di dunia usaha dan dunia industri saat ini.
"Masa MPLS menjadi kesempatan yang tepat untuk membangun kebiasaan baik sejak hari pertama berada di lingkungan sekolah," ujarnya, Senin (13/7/2026).
Karena itu, para siswa diajak memahami pentingnya menghormati guru dan teman, menjaga etika dalam menggunakan media sosial, menjauhi perundungan, serta membiasakan budaya disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
"Keahlian bisa dipelajari selama di sekolah, tetapi karakter yang baik harus dibangun dan dibiasakan sejak sekarang," pesannya di hadapan ratusan peserta didik baru.
Basikun juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), harus dimanfaatkan secara positif untuk mendukung proses belajar, bukan menjadi jalan pintas yang mengurangi kejujuran maupun kreativitas siswa.
Sementara itu, Kepala SMKN 2 Klaten, Sri Murtono, mengatakan tema "Penguatan SMK Berintegritas" dipilih sebagai komitmen sekolah dalam membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
Ia berharap MPLS menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi seluruh siswa baru. Selain mengenal lingkungan sekolah, para peserta didik diharapkan mulai membangun rasa percaya diri, semangat belajar, serta tanggung jawab sebagai pelajar yang siap berprestasi.
Melalui kegiatan ini, sekolah menegaskan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi kerja, tetapi juga membentuk pribadi yang berkarakter, berintegritas, dan mampu menjadi generasi yang siap menghadapi perubahan zaman dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, etika, dan kepedulian terhadap sesama.


Komentar Via Facebook :