BAZNAS Kota Cilegon Perkuat Pendampingan Z-Auto dan Z-Mart, Dorong Mustahik Menjadi Muzaki

BAZNAS Kota Cilegon Perkuat Pendampingan Z-Auto dan Z-Mart, Dorong Mustahik Menjadi Muzaki

CYBER88 | CILEGON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi melalui kegiatan silaturahmi dan pembinaan bagi para penerima manfaat Program Z-Auto dan Z-Mart. Kegiatan yang digelar di Kelurahan Gerem tersebut menjadi wadah evaluasi, berbagi pengalaman, sekaligus mempererat hubungan antar penerima manfaat dan para pimpinan BAZNAS. Selasa 14/7/2026.

Ketua BAZNAS Kota Cilegon, H. Fajri Ali, mengatakan pertemuan rutin yang dilaksanakan setiap bulan itu bertujuan untuk mendengarkan berbagai masukan, kendala, hingga pengalaman para pelaku usaha dalam menjalankan program pemberdayaan yang didukung BAZNAS RI.

"Melalui pertemuan ini kami ingin mendengar langsung keluhan, masukan, sekaligus pengalaman para penerima manfaat agar program Z-Auto dan Z-Mart dapat berjalan semakin baik. Kami juga mengajak seluruh peserta untuk terus menumbuhkan semangat berbagi melalui Gerakan Peduli Sedekah (GPS) dengan membiasakan infak setiap hari," ujar Fajri Ali.

Ia berharap program tersebut tidak hanya meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kota Cilegon Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, H. Bambang Widiyatmoko, menegaskan bahwa Program Z-Auto dan Z-Mart merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam mengubah zakat yang semula bersifat konsumtif menjadi zakat produktif.

"Harapan kami, bantuan ini mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan melahirkan pelaku usaha yang tangguh serta berdaya saing, sehingga ke depan para penerima manfaat dapat bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki," katanya.

Ia mengajak seluruh penerima manfaat menjaga amanah dengan bekerja secara jujur, disiplin, terus belajar, dan berinovasi. Menurutnya, keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga oleh ketekunan, integritas, doa, dan ikhtiar yang berkelanjutan.

BAZNAS Kota Cilegon, lanjut Bambang, akan terus melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi agar seluruh program pemberdayaan ekonomi berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS Kota Cilegon Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Isad Habibi, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan dilakukan secara bergilir di berbagai lokasi. Hingga saat ini terdapat 15 penerima manfaat Program Z-Auto dan sekitar 50 penerima manfaat Program Z-Mart di Kota Cilegon.

"Pertemuan rutin ini bukan hanya untuk membahas perkembangan usaha, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan saling bertukar informasi antar penerima manfaat. Para montir misalnya, bisa saling berbagi pengalaman maupun solusi atas kendala yang dihadapi di lapangan," ujarnya.

H.Habibie juga mendorong para penerima manfaat untuk terus mengembangkan usahanya, termasuk memanfaatkan potensi usaha keluarga agar pendapatan semakin meningkat.

"Kami juga mengajak setiap bengkel menyediakan kotak infak atau kencleng sedekah. Nilainya mungkin hanya Rp2.000 dari setiap pelanggan yang bersedia, tetapi jika dilakukan bersama-sama akan menjadi manfaat besar bagi masyarakat lainnya," tambahnya.

Ia berharap keberhasilan program tahun ini dapat menjadi dasar bagi BAZNAS RI untuk menambah kuota bantuan Z-Auto di Kota Cilegon pada tahun mendatang.

Salah seorang penerima manfaat Program Z-Auto, Maduno, warga Cikiceh, Kelurahan Gedong Dalem, mengaku bantuan dari BAZNAS sangat membantu perkembangan usahanya sebagai montir.

Menurutnya, kondisi usaha di wilayah pedesaan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari menurunnya jumlah pelanggan akibat kenaikan harga suku cadang hingga persaingan dengan penjualan onderdil secara online.

"Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari BAZNAS saya dan teman-teman sangat terbantu. Harapan kami bengkel bisa semakin maju, berkembang, bahkan suatu saat bisa membuka cabang," ungkap Maduno.

Ia berharap dukungan dan pendampingan dari BAZNAS dapat terus berlanjut sehingga para pelaku usaha kecil semakin mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Komentar Via Facebook :