Dunia Pers Maluku Berduka: Kepergian Bung Ongky Louhenapessy dan Bang Chimink Tinggalkan Jejak Pengabdian bagi Jurnalisme
CYBER88 | Ambon — Langit dunia pers Maluku seakan diselimuti awan duka. Dalam rentang waktu hanya tiga hari, dua sosok yang telah lama mengabdikan hidupnya untuk dunia jurnalistik berpulang. Kepergian Bung Ongky M. Louhenapessy, pimpinan PT. Siwalima Media Harian, dan Muslimin Abbas atau yang akrab disapa Bang Chimink, kontributor Trans Media Ambon, meninggalkan kehilangan mendalam bagi keluarga, sahabat, serta komunitas pers di Maluku.
Bung Ongky mengembuskan nafas terakhir pada Jumat (26/6/2026) setelah menjalani perawatan akibat sakit. Belum reda rasa kehilangan itu, kabar duka kembali datang pada Senin (29/6/2026). Bang Chimink berpulang sekitar pukul 15.40 WIT di Rumah Sakit Tentara (RST) Ambon, diduga akibat serangan jantung.
Dua kabar duka yang datang beruntun itu menyebar cepat melalui grup-grup wartawan dan media sosial. Telepon, pesan singkat, hingga unggahan belasungkawa memenuhi ruang digital, menjadi penanda betapa besar penghormatan yang diberikan kepada kedua jurnalis senior tersebut.
Bagi insan pers Maluku, Bung Ongky dan Bang Chimink bukan sekadar wartawan. Mereka adalah bagian dari perjalanan panjang jurnalisme di daerah, yang selama bertahun-tahun setia mengabarkan berbagai peristiwa penting kepada masyarakat.
Sebagai pimpinan PT. Siwalima Media Harian, Bung Ongky dikenal menjaga konsistensi media yang dipimpinnya dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik. Rekan-rekan seprofesi mengenangnya sebagai sosok pemimpin yang sederhana, terbuka, serta selalu memberi ruang bagi lahirnya wartawan-wartawan muda.
"Kepergianmu meninggalkan duka yang mendalam, namun kasih, kebaikan, dan semangatmu akan selalu hidup dalam kenangan kami. Terima kasih atas persahabatan, perjuangan, dan keteladanan yang telah engkau berikan," demikian salah satu ungkapan penghormatan yang beredar di kalangan insan pers.
Sementara itu, Bang Chimink dikenang sebagai sosok yang bersahaja, mudah bergaul, dan penuh semangat dalam menjalankan tugas jurnalistik. Di tengah kesibukan liputan, ia dikenal sebagai pribadi yang selalu menyempatkan diri menyapa rekan-rekan, berbagi cerita, hingga membantu sesama wartawan.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan.
Wartawan Ambon Ekspres, Tajudin Buano, menuliskan doa bagi almarhum.
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita mendalam. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa Abang Chimink, menerima amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Insya Allah husnul khatimah. Amin."
Wartawan senior Maluku, Rudy Muhrim, mengenang pertemuan terakhirnya bersama Bang Chimink.
"Katong dua ketemu di Masjid Jami waktu beta pulang dari ibadah haji, ternyata itu untuk terakhir kalinya. Thanks Chimink, sudah jadi teman yang baik bagi beta di dunia."
Rasa kehilangan juga disampaikan komunitas Kalesang FC, tim sepak bola yang beranggotakan para jurnalis di Kota Ambon.
"Kami merasa kehilangan. Bapa Ongky dan Abang Chimink orang baik. Insya Allah husnul khatimah," ujar wartawan Kompas.com, Rahman Patty.
Kepergian dua jurnalis senior ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap berita yang dibaca masyarakat, terdapat para pewarta yang mengabdikan waktu, tenaga, bahkan hidupnya demi menyampaikan informasi kepada publik.
Di balik kerasnya dunia jurnalistik yang penuh tekanan, tenggat waktu, dan risiko di lapangan, tumbuh persaudaraan yang begitu erat di antara para wartawan. Karena itu, wafatnya Bung Ongky dan Bang Chimink bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh komunitas pers Maluku.
Jejak pengabdian keduanya akan tetap hidup melalui karya-karya jurnalistik yang pernah mereka hasilkan, nilai-nilai profesionalisme yang mereka teladankan, serta semangat untuk terus menyuarakan kepentingan masyarakat.
Selamat jalan Bung Ongky M. Louhenapessy dan Bang Chimink (Muslimin Abbas). Terima kasih atas dedikasi, persahabatan, dan pengabdian yang telah diberikan kepada dunia jurnalistik. Semoga Tuhan Yang Maha Esa menerima segala amal ibadah kalian, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan.


Komentar Via Facebook :