Dihadiri Mis Harti dan Media CYBER88, KPJ dan Kampung Musisi sebut kita ada sebagai bentuk kesadaran musisi berkarya tanpa narkoba

Buka Puasa Bersama, Komunitas Penyanyi Jalanan: Berkarya Tanpa Narkoba

Buka Puasa Bersama, Komunitas Penyanyi Jalanan: Berkarya Tanpa Narkoba

CYBER88 | Pekanbaru - Bulan suci Ramadhan tahun 2022 selain diisi acara keagamaan, juga diisi acara buka bersama beberapa komunitas. 

Sekira pukul 17.30 bertempat di Jln Utama / Jln Nenas (Puskopau) di warung Cowboy, Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) Pekanbaru yang mempunyai slogan Berkarya Tanpa Narkoba yang didukung oleh Kampung Musisi melakukan acara Buka Bersama.

Selain dihadiri keluarga besar KPJ, juga dihadiri beberapa Tim media Online. Senin, (18/04/22).

Dengan total undangan 80 pax, acara buka bersama anggota KPJ diawali dengan pengajian dari KPJ oleh Fadel, Kultum Ustad Maulana Yusuf, pengisi acara oleh KPJ dan Kampung Musisi.

Empat Media Online yang hadir dalam acara buka bersama KPJ dan Kampung Musisi (ist)

Undangan dari Kampung Musisi Ardianto Aritonang sebagai ketua panitia, BNN Provinsi Romi Saleh Damanik Dewan Kehormatan KPJ Provinsi, Senator DPD RI DR. Mis Harti M.Shg.M., Si, Ketua Gojek Delima Squad, Kocak Rider Rinal Pangkaras, PT Riau Gemilang Mandiri Prima Tani.

Sesi foto bersama Mis Harti, media online, Anggota Kampung Musisi serta Anggota KPJ (ist)

Sebagai ketua pantia acara yang diwakili oleh salah satu anggota Kampung Musisi Ardianto Aritonang (Hulu Balang Kampung Musisi) menyampaikan, "kita ada sebagai bentuk kesadaran musisi berkarya tanpa narkoba, dan bergerak kemana saja tanpa narkoba dan dikemas dalam musik sehingga kita libatkan KPJ sebagai pengisi acara musik.

Alasan memilih KPJ karena Kepala Suku Bambang Haryadi juga sebagai anggota KPJ,  Dewan penasihat Jhon Gap salah satu pendiri KPJ. Secara tidak langsung hubungan emosional dengan KPJ.

Di support kepala desa Hang Tuah Ajin Purwanto SH, dan secara cuma-cuma, pak Ajin juga memfasilitasi buka acara bersama ini," jelas Ardianto.

Mis Harti yang juga sebagai Dewan Penasihat Kampung Musisi dan KPJ sampaikan ada kebanggaan tersendiri atas undangan pada malam hari ini.

"Alhamdulillah saya dan tim sampai ke Pekanbaru Riau dan hadir di acara buka bersama Komunitas Penyanyi Jalanan dan Kampung Musisi, karena dengan adanya acara ini semakin menambah kekompakan antar musisi.

Dengan slogan Berkarya Tanpa Narkoba sangat bagus untuk kaum muda yang ingin berkarya, karena jika menggunakan narkoba tentu akan merugikan diri sendiri. Dan untuk kaula muda yang menggunakan narkoba, saya sebagai ibu dan juga sebagai Dewan Penasihat musisi jalanan menghimbau jauhi narkoba, dekatkan diri kepada Allah SWT dan jangan siksa diri menggunakan narkoba," jelas Mis Harti.

Mis Harti juga menjelaskan bahwa sebagai anggota MPR RI merasa bangga di undang oleh teman teman dari KPJ dan Komunitas Musisi Riau, karena dengan undangan ini, saya terhibur dari rutinitas kantor yang terkadang membuat saya jenuh.

Dan untuk kehadiran media online yang hadir, Mis Harti juga mengucapkan terimakasih dan semoga kehadiran media membuat KPJ dan Komunitas Musisi provinsi Riau menjadi contoh kepada musisi jalanan lain.

"Media online itu tidak bisa dipisahkan dari kehidupan saat ini. Semoga media media tidak menyebarkan hoax, beri masukan positif kepada siapa saja, harus sesuai alur media.

Dan saat ini KPJ dan Kampung Musisi baru hadir di tiga Kampar, Pekanbaru, Pelalawan dan target utama kita, KPJ dan Kampung Musisi harus ada 9 (sembilan) kabupaten. Dan jika tidak ada waktu yang bertabrakan, saya akan hadir karena saya sudah sehati dengan KPJ dan Kampung Musisi. Dengan  slogan Berkarya Tanpa Narkoba, adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi saya dan musisi, mari kita berkolaborasi, bergandengan tangan," ujar Mis Harti dengan semangat.

Di tempat yang sama, CEO media CYBER88 dan juga sebagai tamu undangan, Tommy F. Manungkalit juga sampaikan terimakasih dan bangga sudah di undang di tengah-tengah keluarga musisi jalanan yang tergabung dalam KPJ ini.

"Sebagai tamu undangan, saya mengapresiasi akan acara ini, dan sebagai musisi jalanan wajib menjaga kekompakan dan kekeluargaan serta selalu dapat menghibur para tamu yang ada di kafe-kafe Pekanbaru," ucap Tommy di sela sesi acara.

Acara yang ditutup dengan sesi foto bersama itu berakhir pada pukul 21.00 WIB.

Komentar Via Facebook :