Teror si Belang di Dusun Tanjung Potai, Bengkalis. Salah Siapa?
Ilustrasi Internet
CYBER88 | Bengkalis - Rusaknya hutan yang menjadi habitat Si Belang dan hewan endemik Sumatera lainnya akibat perbuatan sejumlah manusia yang merubah fungsi hutan menjadi ladang sawit membuat Si Belang Sumatera semakin sering masuk pekarangan warga menjadi teror nyata.
Kini teror si Belang Sumatera kembali terjadi di Dusun 2 Tanjung Potai, Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis. Disaat dua orang petani kebun sawit melihat keberadaan harimau Sumatera saat hendak melakukan panen buah sawit, kedua petani sawit tersebut melarikan diri, dan melaporkan ke pihak kepolisian, TNI dan tim dari BBKSDA Riau yang tidak jauh dari lokasi.
"Ya, ada dua orang petani, kemarin sore Sabtu (16/4/2022) sekitar pukul 17.00 WIB, melihat seekor harimau, yang diduga harimau tersebut yang sudah membuat resah masyarakat beberapa hari belakangan ini," kata Kapolsek Pinggir, Kompol Maitertika kepada kru media.
Kapolsek menjelaskan, harimau Sumatera tersebut juga sempat mendatangi rumah warga yang semi permanen. "Harimau Sumatera ini seperti kucing mendatangi rumah warga, dan menggarukkan badannya di sudut rumah," lanjut Kapolsek menjelaskan.
Tidak hanya itu, hewan peliharan anjing warga juga sudah banyak dimangsa oleh harimau. "Sebelumnya ada 8 ekor anjing yang telah di mangsa, dan kini tinggal 3 ekor lagi," kata Kapolsek.
Kapolsek juga mengimbau kepada warga sekitar, agar tidak melakukan aktifitas seorang diri di luar rumah. "Bagi masyarakat yang memiliki hewan ternak, agar di kandangkan saja, supaya harimau tersebut mau masuk kedalam perangkap yang sudah dipasang, dengan umpan kambing," jelasnya.
Sejauh ini, sudah ada tiga perangkap yang dipasang, untuk menangkap harimau sumatera di kawasan permukiman warga tersebut.
"Saat ini tim masih berada di lapangan, untuk memantau situasi, agar masyarakat tidak melakukan pembunuhan terhadap satwa yang di lindungi," pungkasnya. **


Komentar Via Facebook :