Pemerintah Batasi Wisatawan ke Candi Borobudur, Ini Tarif Terbaru Tiket Candi Borobudur: Lokal Rp750.000, Asing 1,45 juta, Pelajar Rp.5ribu
CYBER88 | Jakarta – Pemerintah sepakat untuk membatasi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah yakni sebanyak 1.200 orang per hari.
Dikutip dari instagram pribadinya Minggu (5/6) Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan tarip pengunjung yang ingin naik ke Candi Borobudur, untuk turis asing ditetapkan sebesar USD 100 atau setara Rp 1,45 juta (kurs Rp14.500 per USD). Sementara Turis domestik sebesar 750 ribu rupiah
“Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya 5.000 rupiah saja," kata Luhut
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara. Selain itu, turis juga nantinya harus menggunakan tour guide dari warga lokal sekitar kawasan Borobudur.
"Ini kami lakukan demi menyerap lapangan kerja baru sekaligus menumbuhkan sense of belonging terhadap kawasan ini, sehingga rasa tanggung jawab untuk merawat dan melestarikan salah satu situs sejarah nusantara ini bisa terus tumbuh dalam sanubari generasi muda di masa mendatang," ujarnya.
Luhut menekankan, diperlukan gotong royong untuk mengembangkan konsep Candi Borobudur sebagai laboratorium konservasi cagar budaya bertaraf internasional.
Selain tiket masuk yang dinaikkan, sambung dia, semua wisatawan yang masuk ke Candi Borobudur juga diwajibkan menggunakan jasa pemandu dari warga lokal.
"Semua turis juga nantinya harus menggunakan tour guide dari warga lokal sekitar kawasan Borobudur, ini kami lakukan demi menyerap lapangan kerja baru sekaligus menumbuhkan sense of belonging (rasa memiliki) terhadap kawasan ini," ungkap Luhut.
"Sehingga rasa tanggung jawab untuk merawat dan melestarikan salah satu situs sejarah nusantara ini bisa terus tumbuh dalam sanubari generasi muda di masa mendatang," Ujarnya.


Komentar Via Facebook :