P3A Sirebu Bersyukur Adanya P3 -TGAI di Desa Mekarjaya Arjasari
CYBER88 | Bandung -- Para petani di wilayah Desa Mekarjaya Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, kini cukup bernapas lega. Pasalnya, persoalan air terutama di musim kemarau yang kerap menimbulkan masalah dan memicu terjadinya penurunan produksi sepertinya sudah teratasi dengan adanya Program Percepatan Peningkatan tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI),
P3TGAI sendiri, merupakan pekerjaan pembangunan saluran irigasi tersier yang dikerjakan oleh petani atau penduduk setempat yang diwadahi oleh Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A). Nilai anggaran untuk membangun saluran irigasi di wilayah Sirna Galih RW , 2 , 3 dan 10 Desa Mekarjaya, yakni Rp.195juta.
Rusli Ketua Kelompok Tani Sirebu Pelaksanaan P3-TGAI ini tengah dikerjakan, secara swakelola sesuai dengan fakta integritas dan perjanjian kerjasama. Pekerjaan yang kini tengah dilaksanakan, sambung dia, baru mencapai sekitar 50%.
“Saluran irigasi ini, nantinya akan mengairi kurang lebih 30 Hektar area pertanian, “Kata Rusli, Selasa (7/6) ditengah tengah kesibukan mengerjakan saluran irigasi tersebut.
Menurutnya, para petani sangat bersyukur dan gembira lantaran keberadaan saluran yang kini tengah dibangun nantinya secara langsung akam memberi dampak positif bagi pesawahan-pesawahan yang sebelumnya kesulitan air. Bahkan selain itu pun, saluran irigasi tersier itu, tentunya sebagai pembagi air pesawahan pesawahan dari saluran pembawa (Sekunder) agar dapat lebih lancar.
Atas nama para petani, Ruslu pun mengucapkan terimakasi kepada pemerintah yang telah mengucurkan dana untuk para petani melalui P3-TGAI ini. Khususnya pada Ir. H. Anang Susanto M.Si., anggota DPR RI praksi Partai Golkar yangberangkat dari Dapil Jabar 2 yang telah membawa program ini.
Atas nama para petani, kami mengucapkan terimakasih pada Bapak Haji Anang Susanto atas kepeduliannya pada kami para petani dengan membawa program, “Ucap Rusli.

Sementara itu, Oong, Kepala Desa Mekarjaya menjelaskan bahwa P3-TGAI yang dikerjakan secara swakelola atau padat karya, nantinya akan sangat membantu para petani yang selama ini kerap kesulitan air. Terutama dimusim kemarau karena tidak adanya saluran irigasi yang memadai.
“Secara fisik, pekerjaan yang dilaksanakan oleh Kelompok tani Sirebu, sudah sesuai spek perencanaan. Kenapa saya bisa bicara seperti itu, karena memang saat itu saya lakukan peninjauan ke lokasi bersama dengan tim konsultan, dan tim tersebut cukup mengapresiasi pekerjaan dari P3A Subur Tani tersebu
Kata Oong, sebelumnya sudah dilakukan beberapa kali sosialisasi terkait P3-TGAI ini dari mulai persiapan, perencanaan, pelaksanaan agar memperhatikan kebutuhan khususnya para petani.
Selaku Kepala Desa, Oong mengimbau pada para pengguna air, nantinya kalau sudah selesai agar dapat merawat dan menjaga saluran irigasi ini.
Oong pun mengucapkan terima Kasih kepada H. Anang Susanto yang telah memberikan aspirasinya untuk para petani yang ada di desanya. Mudah - mudahan dengan adanya program P3-TGAI ini para petani dapat meniggktakan hasil pertaniannya,” Pungkas Oong. (Tim MCB)


Komentar Via Facebook :