Seorang Pria Bakar Rumahnya Sendiri
Seorang Pria Bakar Rumahnya Sendiri
CYBER88 | Tanggamus– Diduga depresi seorang pria membakar rumahnya sendiri. Peristiwa kebakaran terjadi di Dusun 02 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung, Selasa pagi (07/06/2022).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, saat kejadian, Darsum Amad Daromi (73) selaku pemilik rumah sedang berada di dalam rumah. Bahkan diduga dia sendiri yang membakar rumahnya lantaran diduga dia mengalami depresi karena tinggal sendiri.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena api tidak merambat lantaran warga bergerak cepat mendobrak pintu lalu mengeluarkan Darsum sang penghuni rumah dan bersama-sama melakukan pemadaman dengan menggunakan air yang bersumber dari kolam sebelah rumah korban.
Namun kerugian akibat kebakaran tersebut, selain rumah permanen yang ludes terbakar, terdapat juga 2 unit sepeda motor Honda Revo dan Honda Beat, mesin chainsaw, 4 kubik balokan kayu bahan bangunan untuk renovasi rumah, 60 keping asbes serta surat-surat berharga sehingga kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.
Kapolsek Kota Agung AKP Sugeng Sumanto, mengatakan "Kronologis kejadian bermula, warga melihat kobaran api sudah menyebar di beberapa titik dalam rumah, namun Darsum selaku pemilik rumah mengunci pintu dari dalam dan tidak membolehkan warga untuk menolong dan memadamkan api." Jelasnya.
Setelah api membesar warga memaksa menjebol pintu dan mengeluarkan paksa Darsum. Kemudian warga menghubungi pemadam kebakaran, dan lalu 1 unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi memulai proses pemadaman sehingga api berhasil dipadamkan sekitar 45 menit.
“Menurut perkiraan dan keterangan beberapa warga, yang tidak mau di sebutkan namanya, rumah sengaja di bakar oleh Darsum pemilik rumah yang memiliki riwayat gangguan jiwa dan temprament," imbuhnya.
Korban tinggal sendiri di rumah dan sering mengamuk di dalam rumah serta beberapa bulan lalu Darsum pernah mencoba untuk membakar rumah namun selalu ketahuan oleh tetangga sehingga dapat dicegah.
Risma, anak bungsu korban mengatakan, "Saya mengetahui rumah ayah saya kebakaran dari tetangganya, sebab saya telah pisah rumah dengan ayah saya dan berbeda dusun namun masih di Pekon yang sama, dan pada saat saya tiba di lokasi kondisi rumah ayah saya telah ludes terbakar." Katanya.
Selajutnya Risma mengatakan, Saat ini ayah berada di kediaman anaknya yang pertama, di rumah kakak saya di Kecamatan Wonosobo,” katanya.
Mardiyati, selaku tetangga korban yang rumahnya bersebelahan dengan rumah korban mengungkapkan, “Ketika keluar rumah sekitar jam 05.30 WIB, saya melihat ada kobaran api di samping rumah. Kemudian, saya menghubungi Kepala Dusun setempat untuk melakukan pengecekan. Eh tahu-tahu emang udah terbakar belakang rumahnya itu,” ungkapnya.
Tak lama berselang, masyarakat yang mengetahui kebakaran tersebut mendatangi lokasi kejadian.
“Terus ya kumpulah semua masyarakat itu bantu nyiramin, Darsum bisa dikatakan agak stres. Mungkin karena ditinggal anak-anaknya sendirian,” terangnya.
Beberapa waktu kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) turun ke lokasi kejadian untuk memadamkan kobaran api.
Sementara itu, Haris selaku Kadus 02 Pekon Tanjung Anom mengaku bahwa mengetahui kebakaran setelah salah satu warga menelfonnya, sehingga ia terlebih dahulu mengeluarkan pemilik rumah.
“Pemilik rumah tidak terluka, namun ia mengalami kerugian ratusan juta” tandasnya. (Yuntina )


Komentar Via Facebook :