Jembatan Cibaganjing yang Menghubungkan Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja dengan Desa Hanum Kecamatan Dayeuhluhur Rusak Berat dan Belum ada Penanganan dari Dinas Terkait

Jembatan Cibaganjing yang Menghubungkan Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja dengan Desa Hanum Kecamatan Dayeuhluhur Rusak Berat dan Belum ada Penanganan dari Dinas Terkait

(JEMBATAN CIBAGANJING, YANG MENGHUBUNGKAN DESA TAMBAKSARI KECAMATAN WANAREJA DAN DESA HANUM KECAMATAN DAYEUHLUHUR)

CYBER88 | Cilacap -- Salah satu Jembatan yang menghubungkan dua Kecamatan di Kabupaten Cilacap rusak parah dan belum dapat perhatian pemerintah. Senin, (13/06/2022).

Warga Dusun Gununggeulis Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja yang mulai jenuh dengan mangkraknya  jembatan yang rusak berinisiatif memperbaiki menggunakan kayu kelapa secara swadaya.

"Sampai sekarang belum diperbaiki, masih begitu-begitu dari pascabencana (jembatan penghubung Desa Hanum Kecamatan Dayeuhluhur dan desa Tambaksari Kecamatan Wanareja) waktu lalu," ucap Cahyadi Kepala Dusun Gununggeulis.

Diketahui, Desa Tambaksari dan Desa Hanum menjadi jalur alternatif untuk aktifitas masyarakat di kedua Desa tersebut, Namun sejak jembatan  rusak aktifitas warga di kedua Desa dan dua kecamatan tersebut sangat terganggu dan terhambat.

Menurut salah satu warga mengatakan bahwa "Jembatan ini sudah lama rusaknya, kalau ga salah jembatan ini rusak akibat hujan deras pada tanggal 22 April 2022, Tapi sampai saat ini belum ada dinas terkait memperbaikinya". Ucapnya.

Masyarakat yang mulai jenuh dengan kondisi jembatan yang tak kunjung dikerjakan dan diperbaiki kemudian berinisiatif memperbaiki sendiri. Mereka menggunakan pohon kelapa secara swadaya dan dananya urunan dari masyarakat sekitar.

Menurut Kepala Desa Tambaksari Eko Widianto mengatakan bahwa "Jembatan diperbaiki dengan swadaya masyarakat. Beli Batangan pohon kelapa, batu, kemudian disusun agar bisa dilewati kendaraan oleh masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan di dua kecamatan setempat", Keluh Kades.

Kades mengungkapkan, perbaikan jembatan menggunakan tenaga, pikiran, waktu dan dana dari swadaya masyarakat, ini dilakukan karena kondisinya semakin meresahkan. Terutama ketika hujan, jalan becek dan berlumpur".

"Kalau hujan besar lagi kemungkinan Diding yang menyangga jalan akan terus terkikis dan dikhawatirkan ada lonsor susulan dan akan makin parah lagi kondisinya. Sampai saat ini memang belum ada perhatian Pemerintah (Cilacap)," pungkasnya. (BAH GATAN).

 

Komentar Via Facebook :