Miris, Nanas Madu Pemalang Terancam Eksistensinya

Miris, Nanas Madu Pemalang Terancam Eksistensinya

CYBER88 | Pemalang - Keberadaan Nanas Madu, Buah warna kuning dengan air segar, yang menetes dari dagingnya dan berasa manis segar ketika sudah matang, kini terancam keberadaannya buat para petani di daerah Pemalang selatan.

Nanas madu yang merupakan Ikon Kabupaten Pemalang, mulai perlahan ditinggalkan para petani.

Kabar terbaru lahan kebun nanas madu di Kecamatan Pulosari, beli dan sekitarnya terpaksa dimusnahkan oleh Pemiliknya, karena di rasa sudah tidak menguntukan ketika ditanam.

Walaupun belum mendapatkan angka pasti, berkaitan dengan berapa luas lahan nanas madu yang dimusnahkan, akan tetapi dari hasil pantauan dilapangan, Rabu (14 / 9/22), Pemberangusan lahan nanas madu dijumpai di Desa Gombong (pertigaan pilar) serta beberapa titik di lingkungan  RT 36, 38 serta 40, Desa Pulosari serta sejumlah tempat lainya.

Sairin petani nanas madu asal  Dusun Tumbu , Desa Pulosari mengatakan, jika dirinya ingin menganti lahan nya bukan ditanami nanas madu, akan tetapi ingin mengganti tanaman yang lebih menguntungkan.

"Secara itung-itungan antara pendapatan dan pengeluaran tidak seimbang, saya bisa nombok," jelas Sairin.

Disamping Sairin, Trisno warga Randudongkal juga mengungkapkan hal yang sama, dirinya pernah mencoba peruntungan dengan mencoba, menanam ribuan nanas madu, di daerah Majakerta, kecamatan Watukumpul.

Dirinya menanam sekitar 8.000 batang pohon nanas, dengan perhitungan masa panen dua kali dalam setahun, biayanya ternyata tidak nutup, jelas Trisno.

Dalam kurun waktu masa menunggu panen tiba, kita wajib Matun (memilah rumput agar tanaman menjadi bagus), memberi Garem /pupuk, Netes dan lain sebagainya, dari total tanaman tersebut diatas, saya hanya panen  60 % saja yang berbuah, dan nilai tebasanya hanya dua juta Rupiah.

Masih menurut Trisno berasumsi,ada selisih yang tinggi, antara harga nanas di petani dengan harga pasar.

Menurutnya jika harga nanas madu ditingkat konsumen antara 5.000 - 10.000 perbuah (tergantung kwalitas), akan tetapi harga di petani jauh dari harga tersebut, dirinya menduga ada, peran tengkulak yang mempengaruhi ketimpangan harga nanas madu. (Red/Ragil)

Komentar Via Facebook :