Mobil Siaga Desa Heuleut Leuwimunding Majalengka Mulai Disoal Warga Terkait Legalitas Surat Kepemilikan Kendaraan   

Mobil Siaga Desa Heuleut Leuwimunding Majalengka Mulai Disoal Warga Terkait Legalitas Surat Kepemilikan Kendaraan   

CYBER88 | Majalengka --Keberadaan kendaraan roda empat, mobil Siaga milik pemerintah Desa Heleut, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawabarat, menurut keterangan warga desa heuleut sendiri, diduga tak memiliki Legalitas Surat Kepemilikan Kendaraan yang resmi 

Dugaan warga desa sendiri cukup beralasan, pasalnya, Mobil Siaga yang menurut sebagian warga Desa sendiri didanai dari Dana Desa Tahap Ke 3 Tahun Anggaran 2020 ini, untuk pemakaian Plat Nomor Kendaraannya saja suka di digonta ganti, dari Plat Nomor Warna Merah diganti dengan Plat Nomor Warna Hitam, begitu juga sebaliknya    

Bahkan, AS (50) mewakili warga lainnya, sempat menyampaikan, "Kami selaku warga desa, dengan adanya kejadian ini merasa prihatin atas kinerja pemerintah Desa, yang menurut kami sendiri agak teledor

Soalnya, pada waktu kami mempertanyakan bukti surat-surat seperti  STNK dan BPKB kepihak Pemdes, mereka tidak bisa memperlihatkannya, disitu kami mulai curiga jangan jangan kendaraan tersebut tidak ada suratnya alias bodong, "Ucapnya.

Saat dipintai keterangannya oleh awak Media Cyber88.co.id, melalui Telepon Waths'App, Andri SP, Kepala Desa Heuleut mengatakan, "Maaf pak,, kebetulan anak kami sedang Sakit dan saya sekarang lagi dirumah sakit Ciremai. 

Adapun Terkait keadaan desa kami, bapak juga tau kan banyak beredar dari beberapa media Online, terkait Kendaraan Mobil Siaga Operasional tersebut

Pihak kami pun telah menyampaikan klarifikasi kepada salah satu media online dan cetak, bahkan pihak kami selama 2 Tahun lebih, di akui tidak ada bukti surat-surat kendaran untuk Mobil Siaga dan saya sudah melaporkan kepihak Polsek setempat, setelah diberitakan dari berbagai media online, "Terangnya

Yang jelas saya sampaikan, kami ini jadi Korban pihak Sales dealler mobil dari Bandung, dan sekarang saya sudah berusaha sabar selalu berkomunikasi dengan pihak sales dari Bandung itu, 

Namun, akhir dari kesabaran saya sudah habis, akhirnya saya laporkan kepihak Polsek setempat, disesuaikan dengan alat bukti laporan karena kami jadi Korban

Dan kalau ingin lebih jelas lagi dari hasil klarifikasi saya melalui media online dan cetak akan saya kirimin beritanya, agar bisa lebih jelas lagi dan kebetulan sayanya lagi dirumah sakit Ciremai Cirebon

Salah satu Tokoh Masyarakat berinisial DA sempat mengatakan juga, "Kami sebagai warga merasa lucu, kenapa baru melaporkan nya sekarang.....? 

Jadi selama ± 3 Tahun ini, terhitung semenjak mobil Siaga itu datang serta diketahui tidak ada surat-surat resmi terkait kendaraan tersebut, tapi sekarang baru membuat laporan polisi, Berarti kemarin - kemarin itu pemdes Heuleutnya kemana Aja , Tegasnya. ( Tatang),

Komentar Via Facebook :