Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Butuh Perhatian Pemerintah Terkait.
CYBER88 | Tanggamus – Memprihatinkan, inilah kondisi tempat tinggal Mulyadi (51), yang tinggal bersama istrinya Sriyana dengan kedua buah hatinya, warga Dusun Dantar, Pekon Badak Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus, pada Jum'at (30/9/2022)
Kondisi rumah nya Mulyadi yang ia tinggali selama ini sudah tidak layak huni dan butuh perhatian pemerintah.
Ketika di jumpai awak media Mulyadi mengatakan, kondisi rumah kami saat ini Selain atapnya yang bocor ketika musim hujan angin, nampak pada bagian seluruh material berbahan kayu sudah lapuk dimakan usia dan kondisi dinding pun banyak berlobang sehingga angin malam pun masuk keruang kamar maupun di ruangan lain, apa lagi di musim hujan rumah kami sering kemasukan air hujan dari sela sela dinding," jelasnya
”Dan saya sangat kebingungan gimana caranya untuk merenovasi tempat tinggal, sementara penghasilan saya hanya untuk makan pun terkadang tidak memadai, saya bekerja sebagai nelayan jaring perahu kecil, dan saya juga tidak ada penghasilan selain dari menjaring itupun kalau dapet,"
"Saya berharap agar pemerintah terkait bisa membantu, menolong keadaan rumah kami yang sudah layak untuk direnovasi," imbuhnya,
Menurutnya, tentunya sudah menjadi keharusan pemerintah untuk membantu kesulitan warganya terutama untuk memperoleh rumah layak huni, apalagi melihat kondisi rumahnya yang sudah sangat memprihatinkan.
"Untuk itu, Mulyadi meminta kepada awak media untuk mempublikasikan kondisi rumah kami yang begitu sangat memprihatinkan dengan kondisi tempat tinggal yang tidak layak huni. Dengan dipublikasikan kondisinya ini dan ia juga sangat berharap agar pemerintah terkait tau bahwa masih banyak masyarakat miskin yang mengharapkan uluran tangan pemerintah," ujarnya.
“Saya berharap khususnya kepada Bupati Tanggamus untuk Melihat langsung keadaan rumah masyarakat yang sangat tidak layak huni, Sangatlah wajar kalau kami mendapatkan bantuan bedah rumah mengingat keadaan rumah kami sudah banyak yang bocor dan dindingnya pun sudah banyak yang bolong dan sudah lapuk," tutupnya.(yunt)


Komentar Via Facebook :