Paguyuban Asep Dunia Ucapkan Duka Tragedi Sepakbola di Stadion Kanjuruhan Malang

Paguyuban Asep Dunia Ucapkan Duka Tragedi Sepakbola di Stadion Kanjuruhan Malang

CYBER88 | Bandung – Dunia sepak bola kembali berduka, pasalnya tragedi Kanjuruhan jadi duka buat sepakbola Indonesia dan jadi salah satu tragedi sepak bola dengan korban jiwa terbesar di dunia. 

Kerusuhan suporter yang terjadi usai laga Arema FC kalah dari Tim Tamu Persebaya Surabaya 2-3 dalam laga lanjutan Liga 1 tahun 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Suporter tuan rumah yang tak terima atas kekalahan tim kesayangannya, langsung mengamuk selepas laga, Sabtu (1/10/2022). 

Kerusuhan suporter yang terjadi usai laga Arema FC kalah dari Tim Tamu Persebaya Surabaya 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang (Foto/Istimewa)

Disitulah tragedi dimulai. Pihak suporter dan kepolisian bentrok, sampai-sampai gas air mata dilepas ke arah tribun penonton. Dari data yang didapat hingga Minggu (2/10/2022) pukul 05.00 WIB, korban meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan berjumlah 127 orang, terdiri dari 125 suporter, 2 dari pihak kepolisian. 

Korban meninggal dibawa ke RS Wava Husada, dan 3 korban dibawa ke RS Kanjuruhan. Ironisnya, salah satu korban meninggal dunia adalah anak kecil. Korban dari pihak kepolisian masing-masing bernama Brigadir Andik dan Briptu Fajar yang merupakan anggota Polres Trenggalek saat bertugas. Jumlah korban diprediksi akan bertambah. 

Ucapan duka datang dari berbagai pihak, mulai dari klub-klub peserta Liga 1, hingga Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi juga sudah menyampaikan perintah kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Kapolri, dan Ketua PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta penghentian kompetisi hingga waktu yang belum ditentukan.

Ucapan duka juga datang dari Paguyuban Asep Dunia (PAD) yang disampaikan langsung oleh Presiden Asep Sedunia, Asep Ruslan atau yang akrab disapa Kang Asep.

“Saya sangat sedih saat menonton berita di TV, Tragedi Sepak Bola yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur. Atas nama keluarga besar Paguyuban Asep Dunia (PAD) dan Supporter Sepak Bola Paguyuban Asep Dunia, kami menyampaikan duka mendalam atas terjadinya insiden jatuhnya korban jiwa dan luka, paska pertandingan Arema FC vs Persebaya yang terjadi pada Sabtu, 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang,” ungkap Kang Asep dalam pernyataannya dihadapan awak media.

Menurut Presiden PAD, kita semua tidak pernah berharap tragedi seperti ini bakal terjadi. Semoga dengan tragedi ini kita bisa mengambil hikmah dan menjadi pembelajaran semua pihak, untuk dilakukan evaluasi menyeluruh oleh semua jajaran terkait, sehingga kejadian seperti ini tidak akan terjadi lagi di masa mendatang.

“Saya menyampaikan ucapan duka yang mendalam kepada keluarga dan kerabat korban, dan berharap suporter yang terluka dapat segera sehat kembali,” pungkasnya.

Selanjutnya terkait tragedi tersebut, PT. Liga Indonesia Baru (LIB) sudah mengumumkan penundaan kompetisi selama setidaknya satu pekan. Dimana dua pertandingan terakhir pekan ke-11 yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (2/10/2022) juga dipastikan akan ditunda, yaitu Persib vs Persija dan PSIS vs Bhayangkara.

Komentar Via Facebook :