Sorot Kegiatan Pos Bindu Kelurahan Gerem

Sorot Kegiatan Pos Bindu Kelurahan Gerem

CYBER88 | Cilegon – Pos Bindu (Bina Terpadu) yang diadakan di link Gerem kulon Rt 02/ Rw 05 Kelurahan Gerem Kecamatan Grogol Kota Cilegon. Kamis (6/10/2022).

Kegiatan Pos Bindu ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan sebulan sekali sesuai program dari Puskesmas Grogol yang di beri nama, Bina Keluarga Lansia (BKL) demi menjaga kesehatan masyarakat khususnya di wilayah Kelurahan Gerem Kecamatan Grogol.

Di jumpai Media CYBER88 usai acara Bidan Puskesmas yang bertugas menjadi pelaksana kegiatan ini Iskoyati mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan program pemerintah melalui Puskesmas 

"Kegiatan pos Bindu ini merupakan kegiatan rutin setiap bulan, ada 3 pos Bindu di kelurahan Gerem, yaitu di link Sumur Wuluh, Batu Gepeng dan di Gerem Kulon ( BKL As-Syifa) mencakup 3 RW, masing- masing pos memiliki nama kelompok yang berbeda, dan masing-masing kelompok terdiri dari 1 bidan, 1 tenaga gizi atau dokter, dan 5 kader," tuturnya.Warga sangat antusias memeriksakan kesehatannya terutama para manula, yang selama ini merasa jauh kalau harus berobat ke puskesmas 

"Warga yang datang hari ini ke pos Bindu As-Syifa link Gerem kulon berjumlah 38 orang, Pra lansia ( di bawah 60 ) ada sekitar 21 orang, Lansia (60 keatas) ada 17 orang mereka warga dari RT 01, 02 dan 03 Rw 05 Kegiatan Pemeriksaanya sendiri meliputi berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, tes gula darah, kolestrol serta penyuluhan gizi," paparnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, "Kebanyakan yang terjadi di wilayah Gerem ini adalah penyakit gula darah dan hipertensi, di sini kami periksa, berikan penyuluhan, memberi obat dan konsuling gizi," ucapnya.

Menurut Sella Cantika, sebagai tenaga gizi di Puskesmas Grogol, pola makan yang tidak tepat menjadi kendala dalam menerapkan gizi mereka.

"Di kelurahan Gerem seperti di ketahui mayoritas lansia di sini mempunyai penyakit Diabetes Militus (DM) dan Hipertensi (darah tinggi) juga ada yang kolestrol. Semua dikarenakan kebiasaan dan pola makan yang salah, dan itu tidak bisa langsung kita larang, harus perlahan dan bertahap," ungkapnya.

Sella juga berpesan kepada para lansia sebaiknya hindari makanan yang di goreng, lebih baik di usia lanjut mengkonsumsi makanan yang di rebus atau di kukus, itu lebih sehat katanya.

Tidak hanya menunggu warga yang datang, para kader juga mendatangi warga lansia door to door biasa dengan sebutan screening lansia PTM, PTM adalah penyakit tidak menular seperti diabetes militus, hipertensi, kolestrol ,dan sebagainya. Guna memastikan tidak ada warga yang terlewatkan dalam penanganan kesehatan ini.

Komentar Via Facebook :