Louncing Quwali Le Cafe Warung Rabeg Milenial.

Louncing Quwali Le Cafe Warung Rabeg Milenial.

CYBER88 | Cilegon – Rabeg merupakan makan olahan daging kambing atau sapi yang merupakan ciri khas dari Kota Cilegon. Makanan ini merupakan makanan para sultan pada zamannya. Rabeg biasa kita jumpai hanya di acara hajatan, atau hari tertentu di Kota Cilegon.

Kini hadir Quwali Le Cafe Warung Rabeg yang bisa kita kunjungi dari jam 08:00 hingga jam 22:00 malam, berlokasi di Perumahan Grand Sutera Cilegon, Kelurahan Lebak Denok, kecamatan Citangkil. Sabtu (15/10/2022)

Quwali Le Cafe Warung Rabeg ini tidak hanya menjual rabeg tapi juga menyediakan menu makanan dan minuman lainnya dengan harga terjangkau. Murmer cocok untuk kalangan milenial.

Juga ada beragam mainan anak serta antara lain Balon Udara Cilegon (Bucin), Mandi bola, Drone, juga Wahana Meta verse ada juga pencucian mobil.

Owner Quwali Le Cafe Warung Rabeg, Iim Setiawan saat di wawancara  mengatakan, dibukanya Quwali Le Cafe Warung Rabeg ini ingin mengangkat kearifan lokal kuliner Cilegon yaitu Rabeg, yang menurut pandangan  masyarakat hanya ada di acara hajatan saja.

"Untuk menyasar dikalangan milenial kita sajikan melalui Steambot biar lebih modern, ala-ala Korea gitu, dengan penyajian yang panas akan lebih menambah rasa nikmat di Rabeg nya itu sendiri," ucapnya. 

Dipilih nama Quwali karena mempunyai filosofi dimana suatu makanan yang dipadukan dengan bumbu rempah-rempah yang disatukan didalam Quwali akan menjadi nikmat.

"Artinya secara filosofis berbagai macam orang kalau mau kompak insya Allah hidup ini akan nikmat," ungkapnya

Harapan kami Rabeg ini bisa dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia terutama kalangan Milenial.

"Saya berharap Rabeg ini bisa dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kota Cilegon, disajikan dengan Steambot supaya kaum milenial tau kalau ada makanan khas Cilegon ada yang modern," ujarnya.Tampak hadir Kepala Diskominfo Kota Cilegon, Didin, Quwali Le Cafe Warung Rabeg tersebut memberikan komentar. 

Menurut Didin,"Rabeg di sini enak, kita menikmati nya panas-panas karena disajikan dengan menggunakan Steambot jadi ala-ala Korea begitu, masakannya enak tidak ada bau kambingnya dan harganya pun sangat terjangkau murah banget," katanya.

"Ayo datang dan rasakan sendiri pokoknya rabeg disini enak banget," ajaknya.

Safrudin, Kepala Disperindag kota Cilegon berkomentar, "Ekonomi kreatif seperti ini harus kita dukung, apalagi Rabeg ini merupakan makanan khas Kota Cilegon, Dengan harga 15.000 am masih terjangkaulah buat anak-anak." Katanya.

Lebih lanjut, disajikan dengan tampilan modern seperti ini jadi pas untuk kaum Milenial. sehingga anak Milenial ini juga menyukai dan mengenal apa sih itu rabeg? Ayo jangan lupa makan di sini ya..," Pungkasnya.

 

Komentar Via Facebook :