BW sebut saya sering di laporkan, karena saya tidak mau kasih uang. Kan gitu pak ke media, ngga ada masalah pak buat saya, karena laporan (media) tidak benar

Aktivitas Ilegal SPBU Lambunu Sudah Sering Diberitakan Namun APH Tutup Mata , Benny W: Data dan Rekaman Video Itu Hoaks

Aktivitas Ilegal SPBU Lambunu Sudah Sering Diberitakan Namun APH Tutup Mata , Benny W: Data dan Rekaman Video Itu Hoaks

CYBER88 | Parigi Moutong - Dugaan penjualan BBM bersubsidi jenis Solar di SPBU 7.494.309 Lambunu yang terekam video warga pada tanggal 02/10/2022, yang mana satu unit mobil open berwarna putih terlihat masuk kesalah satu rumah yang berada di belakang SPBU, setelah beberapa saat kemudian mobil tersebut keluar dengan bermuatkan galon bersusun dua, kuat dugaan galon tersebut berisikan Solar yang diduga milik salah satu pengusaha tambang emas di Kecamatan Moutong. Lambunu. Senin, (17/10/22).

BACA JUGA  Manajer SPBU Mensung, Farid Pundanga Provokasi Masyarakat Ancam Jiwa Jurnalis

Benny Wijaya sedikit geram karena sering naik berita di beberapa media tentang aktifitas di SPBU miliknya,

"Sampai saat ini baik di Polres Parimo maupun di Polda Sulteng diakuinya belum pernah dipanggil atau diperiksa, hal itu di karenakan data dan info yang di beritakan tidak benar, sehingga pihak Kepolisian tidak menindaklanjuti berita-berita tersebut", ujar Benny.

Ketika di tanyakan oleh wartawan media ini apakah manajemen SPBU 7.494.309 Lambunu sudah sering di laporkan ke APH, Benny mengakui, "Iya, saya sering di beritakan, karena saya tidak mau kasih uang. Kan gitu pak ke media, nga ada masalah pak buat saya, karena berita (media) tidak benar, jadi tidak ada yang di lanjutkan sampai kepenyidikan," bebernya.
 
Lanjut kata Benny, terkait masalah rekaman video yang di kirimkan sumber bapak, itu hoax, dia (sumber) sampaikan mobil yang berplat DB.8214 CF bertuliskan Volvo diduga miliknya NR.

BACA JUGA  Sejumlah Nelayan dan Petani Keluhkan Harga Solar di SPBU 7.494.309 Lambunu, Satgas Migas Parimo Bungkam

"Sementara NR tidak punya mobil begitu pak, mobil yang di maksud sumber bapak itu, mobil nelayan dari Desa Sibatang, itu sudah saya kirimkan fotonya (mobil Carry) bisa saja video yang di kirimkan sumber bapak, itu hasil rekaman beberapa bulan lalu atau beberapa tahun lalu", Ungkap Benny Wijaya ketika di temui di salah satu rumah makan di kota Palu, Minggu (9/10/2022).

Narasunber berinisial Ns dan Up menyampaikan akan tantang Benny Wijaya untuk membuktikan di Kepolisian,tentang siapa yang memberikan keterangan atau bukti hoax, terkait  dugaan penjualan BBM jenis solar yang di angkut menggunakan mobil Pik-up berwarna putih bernomor polisi DB 8214 CF dan bagian kaca depan ada bertuliskan Volvo.

"Kami punya dua video, yang satu perekamannya dari sisi samping dan yang satu dari depan mobil tersebut, sehingga terlihat jelas nomor polisinya serta tulisan volvo pada kaca depan juga sejumlah galon yang termuat di belakang mobil tersebut, pengambilan video tersebut benardi lokasi areal SPBU Lambunu tentunya dan di video tersebut, tercatat dengan jelas waktu pengambilan gambar sesuia hari/tanggal dan jamnya," jelas Up.

Lebih lanjut kata Up, ketika di hubungi pada Minggu  (16/10/22), mengatakan kami tantang saudara Benny Wijaya untuk membuktikan siapa yang memberikan keterangan dan bukti hoax terkait dua file video yang kami miliki.

"Kami juga telah mendapatkan rekaman, pengakuan yang diduga pemilik mobil yang berinisial HM yang juga berpropesi sebagai pengusaha tambang emas di Moutong. Dan memang video hasil perekaman dari tampak depan itu, termasuk rekaman pengakuan yang diduga pemilik mobil, itu belum kami buka kepublik," ungkap Up dari balik ponselnya.

Komentar Via Facebook :