Praktisi Hukum Abd Razak.SH menyayangkan sikap Manajer. Yang tidak di benarkan itu, BBM bersubsidi di jual kepada pihak industri atau kegiatan pertambangan baik legal mapun ilegal
Manajer SPBU Mensung Farid Pundanga Provokasi Masyarakat, Ancam Jiwa Jurnalis
CYBER88 | Parigi Moutong - Manajer SPBU Mensung Farid Pundanga diduga melakukan provokasi terhadap masyarakat yang sering melakukan pembelian solar dengan menggunakan galon.
Hal ini diduga dipicu pemberitaan cyber88 pada edisi Selasa 11/10/2022 “Disinyalir Ada Jual Beli Solar Bersubsidi di Malam Hari, Manajer SPBU 7.494.305 Mensung Pasang Kaca Mata Kuda". Jumat, (14/10/22).
BACA JUGA Disinyalir Ada Jual Beli Solar Bersubsidi di Malam Hari, Manajer SPBU 7.494.305 Mensung Pasang Kacamata Kuda
Roni, Salah satu warga masyarakat Desa Ongka Persatuan Kecamatan Ongka Malino yang sering melakukan pembelian BBM bersubsidi jenis solar di SPBU mensung Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong Propinsi Sulawesi Tengah.
Tiba-tiba menghubungi wartawan media ini melalui telepon selulernya dengan nomor 0853 4147 xxxx (cyber88) sekitar pukul 10.49 wita 13/10/2022, dengan nada emosi, Roni mengatakan, "gara-gara ente semua ini, sehingga di SPBU Mensung di tutup pelayanan galon. He bos, ente tau kita punya pencaharian (usaha) cuma di situ (SPBU) dan saudara telah menghambat pencaharian orang, berarti saudara ba kasi siksa kami," sebutnya.
BACA JUGA Sejumlah Nelayan dan Petani Keluhkan Harga Solar di SPBU 7.494.309 Mambunu Satgas Migas Parimo Bungkam
Namun ketika wartawan media ini mencoba menjelaskan, bahwa yang di beritakan itu bukan terkait penutupan pengisian galon, namun mengenai stok BBM yang tersisa di tangki (stok emergency) di sinyalir dengan jumlah yang cukup banyak, dan diduga baru di jual pada malam hari dan di waktu subuh dengan melakukan pengisian galon.
Silahkan di tanyakan pada manajer SPBU Mensung Farid Pundanga, apa alasannya sehingga menutup pelayanan pengisian galon bagi masyarakat (nelayan dan petani) yang menggunakan rekomendasi
Roni mengatakan, saya sudah pertanyakan, menurut Farid Pundanga, “bagaimana saya di serang terus, di beritakan di media, jadi terpaksa saya tutup pelayanan galon”, he bos, saudara sudah ganggu pencahariannya kita, jadi saudara harus ketahui eh, manusia kalau sudah tertekan, biasa membunuh.
BACA JUGA Diduga SPBU 7.494.309 Jual Solar Bersubsidi ke Tambang Emas, Kapolsek Nolanu Lambunu Beri Tanggapan
Salah satu praktisi hukum Abd Razak.SH ketika di mintai tanggapannya melalui telepon seluler pada kamis 13/10/2022 mengatakan, "Semestinya pihak manajem SPBU Mensung, harus memberikan klarifikasi terhadap teman-teman media ketika melakukan konfirmasi Sangat di sayangkan sikap manajer SPBU Mensung yang diduga malah melakukan provokasi terhadap masyarakat, yang bisa saja akan mengakibatkan terjadi dugaan pengancaman terhadap wartawan media yang memberitakan.
Terkait masalah penutupan pelayanan galon di SPBU tersebut, hal itu tidak ada korelasinya dengan pemberitaan media Cyber88 edisi selasa 11/10/2022, karena pelayanan pembelian BBM bersubsidi dengan melakukan pengisian galon. Tidak ada larangannya selagi menggunakan rekomendasi dari instansi terkait, demi untuk kepentingan masyarakat (nelayan dan petani) yang tidak di benarkan itu, BBM bersubsidi di jual kepada pihak industeri atau kegiatan pertambangan baik legal mapun ilegal," tegasnya.
BACA JUGA SPBU Lambunu 7.494.309 Diduga Selewengkan BBM Bersubsidi ke Lokasi Tambang Emas
Manajer SPBU 7.494.305 Mensung, Farid Pundanga, ketika di kirimkan konfirmasi via WhatsApp pada kamis 13/10/2022, terkesan irit bicara, menurutnya, "kenapa tidak di tanya kepada orang yang nelpon, kenapa tanya saya, saya mau tutup atau saya mau buka (pelayanan galon) itu hak kami," balasnya.


Komentar Via Facebook :