Diduga SPBU 7.494.309 Jual Solar Bersubsidi ke Tambang Emas, Kapolsek Bolanu Lambunu Beri Tanggapan
CYBER88 | Parigi Moutong - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lambunu dengan nomor 7.494.309 hanya berjarak sekitar 200 meter dari kantor Polsek Bolano Lambunu Polres Parigi Moutong, Polda Sulawesi Tengah. Namun praktek curang yang diduga lakukan oleh pihak manajemen SPBU Lambunu dalam penjualan BBM bersubsidi jenis solar terkesan tidak termonitor oleh Aparat Penegak Hukum (APH) di jajaran Polsek Bolano Lambunu (05/10/2022)
Seperti halnya temuan data dan informasi, yang telah di beritakan oleh media ini (CYBER88) pada edisi Senin 03/10/2022 dengan judul “SPBU Lambunu 7.494.309 Diduga Selewengkan BBM Bersubsidi Ke Lokasi Tambang Emas” termonitor satu unit mobil open berwarna putih masuk kebelakang SPBU tepatnya di salah satu rumah kediaman big bos SPBU Benny Wijaya, setelah beberapa saat kemudian mobil tersebut keluar dengan bermuatan galon bersusun dua yang di perkirakan berjumlah 30 galon, dan diduga kuat galon-galon tersebut berisikan BBM jenis solar subsidi
Namun informasi tersebut telah di bantah oleh big bos SPBU Lambunu Benny Wijaya, sebagaimana yang di kutip pada edisi senin 03/10/2022 “solar tersebut untuk masyarakat perikanan di Desa Sibatang Kecamatan Taopa dan masyarakat tani di transmigrasi. Silahkan di laporkan kepihak yang berwajib supaya jelas kedudukannya, karena SPBU Lambunu hanya melayani masyarakat non kendaraan yang memiliki rekomendasi.
Sementara informasi yang berhasil di himpun media ini (CYBER88) dari berbagai sumber, kuat dugaan mobil open yang berwarna putih dan bertuliskan volvo pada kaca depan dengan nomor polisi DB. 8214 CF yang diduga digunakan mengangkut BBM jenis solar dari SPBU Lambunu pada Minggu malam (02/10/2022) milik salah satu pengusaha tambang emas yang berinisial Nr warga Desa Lobu Kecamatan Moutong.
Benny Wijaya ketika di konfirmasi media ini via WhatsApp pada Rabu, (05/10/2022), untuk memperjelas nama, alamat dan volume kebutuhan dalam setiap hari/minggu BBM jenis solar masyarakat perikanan dan petani yang di maksud dalam tanggapannya pada edisi sebelumnya.
Terkesan enggan memberikan data-data tersebut, Benny Wijaya hanya memberikan balasan melalui pesan WhatsApp, Kapan mau datang kekantor, supaya di pertemukan dengan pemilik mobil tersebut.
Kapolsek Bolano Lambunu Ipda.Gigih Winanda,SH ketika di kirimkan pesan konfirmasi via WhatsApp pada Rabu 05/10/2022, memberikan tanggapan, "Pada prinsipnya kami selalu memonitoring pendistribusiannya, tentunya kami tidak mesti 1 x 24 jam di SPBU tersebut, di karenakan masih banyak pula tugas-tugas kepolisian lainnya yang perlu di laksanakan.
Kami telah mendapat perintah dari pimpinan, apa bila ada penyelewengan BBM bersubsidi, segerah di lakukan penindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dan tentunya dengan keterbatasan personil, maka kami sangat mengharapkan kerja sama dengan masyarakat, bila mana mengetahui dan melihat adanya dugaan penyimpangan dalam penyaluran BBM bersubsidi, mohon segera di informasikan pada kami." Jelasnya.


Komentar Via Facebook :