Raker Triwulan III FPII Labuhanbatu Raya, Thema: "Konsolidasi Penguatan Organisasi"

Raker Triwulan III FPII Labuhanbatu Raya, Thema: "Konsolidasi Penguatan Organisasi"

CYBER88 I Labura - Mempererat tali silahturahmi dan konsolidasi penguatan Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Labuhanbatu Raya untuk kedepannya menjadi lebih baik, dilaksanakan di Aula Hotel Anugerah Labuhanbatu Utara, Minggu, (30/10/2022).

Turut hadir dalam rapat kerja Triwulan III FPII, Pemkab Labura diwakili oleh sekretaris Kesbangpol, Polsek Kualuh Hulu kali ini diwakili Kanit Intelkam, Polsek Aek Natas yang juga diwakili oleh Kanit Intelkam, PWI Labura Chairul Matondang dan seluruh pengurus FPII Labuhanbatu Raya.

Rapat dibuka diawali dengan doa, kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Ketua Panitia, Dede M. Noor dengan tema:" Konsolidasi Penguatan Organisasi". 

"Rapat Triwulan III terlaksana dengan baik, ada beberapa mitra yang membantu sehingga terlaksananya rapat kerja Triwulan III". Kami panitia mengucapkan terima kasih kepada Polsek Kualuh Hulu, Polsek Aek Natas dan PWI Labura" ucapnya.

Selanjutnya, ucapan terima kasih juga disampaikan ke Pemkab Labura atas atensinya Bupati sehingga rapat kerja Triwulan III terlaksana dengan baik, serta owners Anugerah Hotel yang telah membantu memberikan tempat Aula Hotel Anugerah," kata Dede mengakhiri.

Agenda Selanjutnya, rapat kerja Triwulan III diisi oleh Narasumber Advokasi Labura Asri Tarigan, SH, yang telah memberikan pengalaman terkait hambatan ditemui tugas-tugas jurnalistik dalam memberikan sajian berita. 

Hal itu disampaikan Asri Tarigan, agar dalam melaksanakan tugasnya seorang jurnalis dalam menggali informasi, menganalisa temuan dilapangan dan menyampaikan informasi kepada publik.

"Jurnalis itu apabila dalam menyajikan berita harus menjaga kode etik profesi, tidak boleh memberikan berita bohong atau hoax dan apabila memang itu benar harus katakan benar walaupun itu kita mengenal pihak yang dipublikasikan," tegas Asri Tarigan.

Sementara itu, Ketua koorwil FPII Labuhanbatu Marhite Rajagukguk menyampaikan organisasi membutuhkan sinergitas, team work.

"FPII akan menemui hambatan dalam menyajikan informasi kepada publik harus digali informasi ke pihak yang diberitakan, minimal kita konfirmasi yang kita beritakan," tandasnya.

“Kekompakan salah satunya dengan semangat kebersamaan sesama media yang bergabung untuk menayangkan setiap release resmi kegiatan FPII,” Marhite mengakhiri. 

Komentar Via Facebook :