Kapolda Banten Tekankan Peningkatan Prestasi Polairud

Kapolda Banten Tekankan Peningkatan Prestasi Polairud

CYBER88 | Cilegon – Memperingati HUT ke- 72 Kepolisian Perairan dan Udara, Ditpolairud Polda Banten menggelar Upacara di Lapangan Upacara Ditpolairud Polda Banten, Senin (5/12).

Kapolda Banten, Irjen. Pol Prof. DR. Rudy Heriyanto didampingi Wakapolda Banten, Brigjen. Pol. Drs. Ery Nursatari, beserta PJU Polda Banten saat menghadiri kegiatan.

“Selaku Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri, dengan rasa bangga saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-72 Polairud Polri di seluruh Indonesia. keberadaan dan eksistensi kepolisian udara hingga saat ini merupakan buah dari kerja keras dari para senior pendahulu kita yang sudah merintis pembentukan organisasi, pengembangan alut, infrastruktur, serta suber daya manusia Polairud sejak tahun 1950,” ucap Rudy, membacakan sambutan Kabaharkam Polri, Kojen. Pol. DR. Drs. Arief Sulistyanto.

Rudy mengatakan, dalam bidang Preemtif Polairud telah melaksanakan berbagai kegiatan positif kepolisian.

“Dalam bidang kegiatan preemtif, Polairud telah melaksanakan berbagai kegiatan penyuluhan; Pembinaan komunitas; Sambang Nusa masyarakat pesisir pantai; Pemberdayaan nelayan dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat pesisir melalui kegiatan penanaman bakau dan pembibitan benih ikan untuk menjaga ketahanan pangan serta kepedulian sosial; Bantuan logistik dari udara bersama-sama dengan instansi terkait dalam rangka penggeseran vaksin; Dukungan perlengkapan media; dan dukungan logistik korban bencana alam, di antaranya banjir, gempa bumi, dan lainnya yang diperlukan bagi wilayah yang sulit dijangkau selama pandemi Covid-19,” kata Rudy.

Di bidang Preventif, lanjut Rudy, Polairud telah melaksanakan berbagai kegiatan positif kepolisian, yakni kegiatan penjagaan dan patroli perbatasan, Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) pengamanan Hot Spot pada area Labuh jangkar, pengamanan obyek obyek vital di laut, pengamanan kegiatan masyarakat, pengamanan kegiatan di daerah Destinasi wisata super prioritas.

"Pada kegiatan event nasional dan internasional yang dilaksanakan oleh Ditpolairud Daerah maupun unsur yang tergelar BKO di kewilayahan oleh personel Korpolairud, Baharkam Polri khusus untuk pengamanan di area hotspot jangkar telah memberikan hasil yang signifikan dengan menurunkan angka pencurian di atas kapal berbendera Indonesia maupun bendera asing, mendapat apresiasi dari biro maritim internasional. Hal ini salah satu kontribusi nyata kepolisian perairan dan udara dalam upaya mendukung terwujudnya cita-cita besar Indonesia sebagai Poros maritim dunia," jelas Rudy.

Pada bidang penegakan hukum, Korpolairud dan jajaran Polairud daerah pada tahun 2022 telah melaksanakan pengungkapan kasus tindakan pidana di laut sebanyak 654 Kasus . Beberapa kasus menonjol antara lain, pengungkapan satu sindikat jaringan pelaku penyalahgunaan BBM jenis solar bersubsidi di wilayah Semarang dan Cilacap Jawa tengah, penangkapan 1 unit kapal ikan asing Malaysia di perairan selat malaka, pengungkapan tindak pidana penyelundupan 791.870 ekor bayi lobster di perairan sungai Banyuasin Sumatra Selatan, Pengungkapan tindak pidana pelayaran dan penadahan 100 ton Solar Subsidi di wilayah perairan Tanjung Uncang Kepulauan Riau dengan nilai total potensi kerusakan lingkungan yang diselamatkan kurang lebih 238,8 Hektar, serta kerugian negara yang dapat diselamatkan kurang lebih 430,6 miliar Rupiah.

"Ada beberapa penekanan yang perlu saya sampaikan untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh personel Kepolisian Perairan dan Udara. Tingkatkan terus keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang maha esa, lakukan inovasi dan terobosan kreatif dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat, tekan perilaku menyimpang budaya koruptif, penyalahgunaan wewenang, dan budaya hidup bermewah-mewah yang dapat merusak citra Polri di mata masyarakat baik nasional maupun internasional, meningkatkan kemampuan dalam menganalisa situasi dan kondisi potensi gangguan kamtibmas, tingkatkan sinergitas dan kerjasama dengan seutuh stakeholder, dan tingkatkan kerjasama personel yang sinergis antar kementrian atau lembaga," jelas Rudy.

Terakhir, Rudy mengatakan bahwa dirinya yakin dan percaya bahwa Polairud akan tetap kokoh dan tangguh. "Dalam menghadapi setiap tantangan tugas setegar batu karang,” tutup Rudy.

Komentar Via Facebook :