Diusung Capres Oleh PDIP, Achmad Baidowi: Sejumlah DPW PPP Juga Mengusulkan Nama Ganjar Sebagai Capres

Diusung Capres Oleh PDIP, Achmad Baidowi: Sejumlah DPW PPP Juga Mengusulkan Nama Ganjar Sebagai Capres

CYBER88.CO.ID -- PPP menghormati keputusan PDIP memilih Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebagai capres di 2024. Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan keputusan Megawati merupakan ranah internal PDIP.

"Kami menghormati keputusan PDIP mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden. Itu ranah internal PDIP," kata pria yang disapa Awiek itu kepada wartawan, Jumat (21/4).

Awiek menuturkan elektabilitas Ganjar memang cukup bagus dalam sejumlah survei. Ia pun menyebut sejumlah DPW PPP juga mengusulkan nama Ganjar sebagai capres.

"Nama Ganjar memang cukup bagus sebagai capres dalam survei sejumlah lembaga," kata dia seperti dikutip dari kumparan.

"Dalam bebarapa mukerwil dan rapimwil sejumlah DPW PPP juga menyebut nama Ganjar Pranowo sebagai bakal capres untuk diusung," lanjutnya.

Terkait capres cawapres PPP, Awiek menuturkan akan diumumkan dalam Murkenad yang diadakan partai dalam waktu dekat. Apalagi ada peluang PDIP juga akan bergabung dengan PPP di koalisi besar bersama PAN, Golkar, Gerindra, dan PKB.

"Penetapan capres dan cawapres PPP akan dilakukan pada Mukernas," tandas Wakil Ketua Baleg itu.

Sebelum mengumumkan Ganjar, Megawati mengaku berdiskusi dengan Jokowi, Prananda dan Puan sebelum memutuskan Ganjar.

"Saya berdialog termasuk dengan Pak Jokowi termasuk jajaran internal partai, termasuk Mas Prananda Prabowo dan Mbak Puan Maharani kader dan petugas partai yang telah lama digembleng jadi pemimpin," beber Megawati.

Megawati yakin, kaderisasi di PDIP mampu melahirkan banyak pemimpin dan bisa memegang tanggung jawab besar untuk negara.

"Dengan sebuah kontemplasi proses panjang tersebut, setelah selama ini memikirkan melihat dan mencermati apa yang telah jadi harapan rakyat serta petunjuk Allah, maka pada hari Kartini ini tanggal 21 April 2023 dan sekaligus sebagai tonggak perjuangan kaum perempuan Indonesia yang non diskriminatif dan dijamin konstitusi negara," tutur dia. (*)

Komentar Via Facebook :