Panglima TNI Minta Maaf Atas Ulah Oknum Anggotanya di Bekasi Jawa Barat

Panglima TNI Minta Maaf Atas Ulah Oknum Anggotanya di Bekasi Jawa Barat

CYBER88 | Jakarta --  Dunia medsos memang ampuh saat ini. Bisa menjadi alat kontrol yang efektif. Apalagi setelah unggahanya viral. Peristiwa seorang prajurit yang entah mengapa menendang pemotor seorang perempuan yang berboncengan di jalan raya.

Oknum TNI itu, Prajurit Kepala (Praka) ANG, anggota Datasemen Pertahanan Udara (Denhanut) 471 Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU, ditangkap usai menendang pemotor ibu-ibu yang berboncengan, Senin (24/4/2023) di Bekasi, Jawa Barat.

Peristiwanya, ketika berada di simpang tiga jalan raya Hankam Mabes TNI, Jatiwarna, Bekasi, pemotor yang dikendarai ibu-ibu mengerem mendadak, Praka ANG tanpa sengaja menabrak dari belakang.

Dari peristiwa itu terjadi dialog antara Praka ANG dengan Sri Dewi Kemuning yang mengendarai motor tertabrak dari belakang. Tapi dari dialog itu entah mengapa Praka ANG menendang samping motor Sri Dewi Kemuning.

"Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, atas nama segenap Prajurit TNI mohon maaf adanya pelaku arogan yang ditampilkan oleh oknum TNI tersebut," 

Kutipan pernyataan saat Komandan Denhanut 471 Pasgat Letnan Kolonel Pas Bagus Ajar Pamungkas, menemui dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada keluaraga korban tendangan Praka ANG.

"Akibat perbuatannya , Praka ANG sudah ditahan dan mendapat hukuman disiplin dari atasannya," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono, dalam keterangan tertulis, Selasa (25/4/2023) dilansir dari CNN Indonesia. (*)

Komentar Via Facebook :