Masih Ingat Dadang Buaya? Baru Keluar Bui Sudah Kembali Berulah, Apa yang Dilakukannya Bikin geleng Kepala

Masih Ingat Dadang Buaya? Baru Keluar Bui Sudah Kembali Berulah, Apa yang Dilakukannya Bikin geleng Kepala

CYBER88 | Garut -- Masih Ingat dengan Dadang Buaya? preman lokal asal selatan Kabupaten Garut yang pernah serang markas Koramil di Garut pada tahun 2021 lalu. Preman yang disekujur tubuhnya penuh dengan tato ini, baru saja keluar dari bui, kembali berulah.

Dadang Buaya melakukan penganiayaan dan pembacokan terhadap Opid alias Eyang dan Roni hingga terkapar dengan senjata tajam di Kampung Cigodeg, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Selasa 25 April 2023 dini hari pukul 02.00 WIB.

Akibat perbuatannya itu, Dadang Buaya harus kembali berurusan dengan pihak Kepolisian. Ia kemudian berhasil diringkus oleh Polisi dan hanya bisa tertunduk lesu.

Setelah ditangkap, Dadang dan tiga orang rekannya hanya bisa tertuntuk lesu di hadapan Polisi. Simak ulasannya sebagai berikut.

“Kami sudah amankan yang bersangkutan bersama dengan tiga rekannya, sekarang sudah di ruang tahanan polres Garut,” ujar Kapolres Garut AKPB Rio Wahyu Anggoro dalam keterangannya, Rabu (26/4/2023)

Kapolres menceritakan Kronologi kejadian yangbermula awalnya mobil pelaku (Dadanf Buaya) yang dikendarai dengan keadaan mabok itu hampir menabrak kendaraan kedua korban yang tengah berboncengan.

Selanjutnya, korban mengejar pelaku dan mengingatkan agar tidak sembarangan dalam mengendarai mobil. Nahas, maksud hati ingin mengingatkan, ternyata yang diingatkan adalah seorang preman kawakan yang sangat bengis.

Meskipun sudah meminta maaf, namun, korban masih mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan. Mereka mendapatkan tebasan senjata tajam sehingga membuat mereka mengalami luka robek di bagian punggung sebelah kanan dan tangan.

"Korban kemudian mengejar mobil pelaku dan mengingatkan ‘Anu bener bawa kendaraan teh bisi cilaka  (Yang benar mengendarai kendaraan khawatir celaka),” ujar Rio menirukan perkataan korban.

"Awalnya korban langsung minta maaf, namun ketiga rekan pelaku malah melakukan penyerangan terhadap kedua korban menggunakan senjata celurit,” lanjutnya.

Setelah tertangkap, Dadang dan tiga orang rekannya hanya bisa tertunduk lesu di hadapan Polisi. Dadang tidak bisa mengelak atas perbuatan kriminalnya tersebut.

Penangkapan tersebut dilakukan karena keresahan dan laporan masyarakat yang mengaku tidak nyaman dengan tindakan premanisme yang dilakukan oleh Dadang dan kawan-kawannya.

“Tidak lama setelah kejadian langsung diamankan. Hari ini, saya tepati lagi janji kepada masyarakat. Dadang ‘Buaya’ sudah kita sikat. Insya Allah Garut aman,” ungkap Kapolres Garut. (*)

Komentar Via Facebook :