Terkait Program PTSL di Desa Sogo, Kepala Desa dan Panitia Saling Lempar
CYBER88 | Lamongan -- Terkait pemberitaan sebelumnya di Media cyber88.co.id yang berjudul 'Biaya PTSL di Desa Sogo Hingga 700 Ribu Ko Bisa?' dari tim media ini mencoba mendapatkan informasi lagi. Namun sangat disayangkan, Kepala Desa dan Panitia PTSL terkesan saling lempar penjelasan terkait program yang ada di desanya.
Sudah jelas Kepala Desa memiliki kewajiban melaksanakan prinsip tata pemerintahan desa yang akuntabel, transparan, profesional, efektif dan efisien, bersih, serta bebas dari kolusi, korupsi, dan nepotisme.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Desa mengatakan untuk terkait rincian biaya PTSL dari tim media ini diarahkan ke Ketua Panitia (Yusuf), namun ketika dikonfirmasi media ini dikediamannya dia mengatakan bahwa pihaknya bukan Ketua Panitia PTSL.
"Saya bukan ketua panitia PTSL mas, saya anggotanya, hanya membantu untuk pemberkasan, terkait rincian biaya langsung ke Ketua Panitia Pak Martono. Saya mau jawab tapi takutnya kurang pas, karena sudah ada ketua panitia nya sendiri." Kata Yusuf ketika ditemui wartawan dirumahnya beberapa waktu lalu.
Sementara itu Martono selaku ketua panitia ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menuturkan bahwa untuk teknis PTSL langsung ke Kepala Desa dan Pak Yusuf saja.
"Setiap hari saya ngantor pak bagian input data, terkait persoalan teknis langsung dengan pak Yusuf dan Kepala Desa." Tuturnya melalui pesan WhatsApp, Senin, (9/5).
Tentu saja hal tersebut membuat awak media bertanya-tanya ada apa dengan Kades tersebut, Sampai-sampai saling lempar informasi terkait program PTSL yang ada di Desanya. (Dan)


Komentar Via Facebook :