Bertahun-Tahun Warga Desa Gadobangkong Menghirup Bau Menyengat hingga Terserang Penyakit Aneh, Diduga ini penyebabnya
CYBER88 | Bandung Barat – Selama bertahun-tahun Masyarakat RW 10, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat menderita, mereka harus mencium bau busuk menyengat hampir setiap hari.
Setelah ditelusuri, bau busuk menyengat itu akan tercium ketika ada pembuangan limbah dari salah satu pabrik produsen susu kemasan yang bertaraf Internasional.
Menurut keterangan salah satu warga, biasanya mereka membuang limbah pada malam hari dan bau tersebut akan tercium ketika kami membuka pintu pagi hari sampai esoknya.
Salah seorang petani di wilayah tersebut juga menyampaikan keluhannya diduga terkait dampak limbah tetsebut
Tangan saya pecah pecah dan berwarna merah rasanya panas dan gatal," katanya.

"Padi yang baru kami tanam juga terancam gagal karena kering dan mati, mungkin karena saluran air ke sawah bercampur dengan limbah, kalau dulu waktu sama perusahaan Beringin kami tinggal laporan saja dan setelah ditinjau oleh perusahaan selanjutnya diberikan ganti rugi," imbuhnya.
Tapi sekarang setelah di ganti oleh PT Ultra kami tidak bisa mengadu karena perusahaan tersebut sangat ketat dan kami hanya orang kecil," keluhnya.
Sementara itu, salah satu pengurus RT setempat untuk mengungkapkan tentang masalah kompensasi dari pihak perusahaan.
Selama ini kami tidak pernah mendapatkan kompensasi apa apa dari perusahaan, entah kalau wilayah yang dibelakang perusahaan tersebut," ungkapnya pada Cyber88.co.id, Sabtu (5/8/2023).
Padahal kami juga terdampak dari limbah perusahaan tersebut diantaranya, bau yang menyengat ketika mereka membuang limbah, penyakit gatal juga gagal panen bagi para petani dan kalaupun berhasil panen rasa berasnya berbeda dengan beras normal, ujarnya.
Menyikapi hal ini, Cepy, Sekjen DPC LSM PERKARA (Pemerhati kinerja aparatur negara) Bandung Barat angkat bicara terkait dugaan pencemaran lingkungan tersebut.
Menurutnya, hal ini harus ada tindakan yang tegas dari Pemerintah dan aparat yang terkait.
"Karena, ini menyangkut pencemaran lingkungan dan kesehatan warga yang tentunya sangat bertentangan dengan selogan perusahaan untuk hidup sehat," Kata Cepy.
"Secepatnya kami akan bersurat kepada pihak-pihak terkait untuk secepatnya melakukan tindakan dan mediasi dengan warga terdampak agar mendapatkan kompensasi," tegasnya. (Yus')


Komentar Via Facebook :