Nasib Jabatan Kades Binangun Kota Banjar, Diujung Tanduk
CYBER88 | Banjar - Diduga akibat sering lalai dalam menjalankan tugas, pelayanan terhadap masyarakat terbengkalai, Jabatan Kades Desa Binangun Kecamatan Pataruman Kota Banjar Jawa Barat diujung tanduk. bahkan, BPD Desa Binangun telah menyampaikan kejadian tersebut ke Camat Pataruman.
Hal tersebut disampaikan salah satu warga masyarakat Binangun yang enggan disebut namanya.
"Roni Kurniawan, SE, sebagai Sekdes Binangun saat dikonfirmasi melalui sambungan celuler jum'at 20/10/2023 menyampaikan. Sekitar satu minggu kebelakang, Pak Kades tiba - tiba jarang masuk kerja. tepatnya mulai hari senin 10/10/2023 sampai hari in." ucapnya.
Supaya lebih detail, rekan media bisa menghubungi Ketua BPD atau Wakil BPD.
"Belakangan ini memang benar Kades tersebut (Bubun Sahban Farid Marup, S.Th.I.), jarang masuk kerja. Sehingga, hal tersebut membuat terkendalanya pelayanan terhadap masyarakat dan tersendatnya fasilitas Pemdes Desa Binangun apabila membutuhkan tanda tangan kepala Desa.," kata Lukman, sebagai Wakil Ketua BPD Desa Binangun saat dimintai keterangan.
"Sebagai BPD mewakili masyarakat menyampaikan kejadian ini ke Camat Pataruman Kota Banjar agar disampaikan ke Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M. Si., sebagai Walikota Banjar."imbuhnya.
Akhirnya kami beserta Pak Camat bertemu dengan Walikota Banjar. Setelah melalui beberapa tahapan sesuai SOP.
Walikota memberi disposisi ke Inspektorat Kota Banjar, tepatnya hari kamis 19/10/2023. Kades Bubun membuat surat pengunduran diri ke Walikota Banjar. "Untuk sementara, kita menunggu SK dari Walikota Banjar yang masih dalam tahapan dan menunggu 30 hari kalender untuk mengambil keputusan" kata lukman.
Menyikapi hal tersebut, Tatang sutarna salah satu aktivis Jawa Barat turut berkomentar. "Seharusnya, seorang Kepala Desa sekaligus kuasa pengguna anggaran dan pejabat publik, dapat menyelesaikan amanah dari masyarakat selama masa jabatannya dengan baik."
Disinyalir, Oknum Kades tersebut sedang memiliki banyak permasalahan sehingga lalai dalam menjalankan tugas.
"Semoga Walikota Banjar dapat menindak tegas sesuai standar operasional yang berlaku, supaya tidak terjadi kembali kejadian - kejadian seperti ini di Kota Banjar." pungkasnya. (Samsu )


Komentar Via Facebook :