Kapolda Riau Tinjau Lokasi Banjir, dan Serahkan Bantuan Terdampak Banjir di Pelalawan
CYBER88 I PELALAWAN - Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal turun langsung memantau cek lokasi banjir di Jalan Lintas Timur (jalintim) tepatnya di km 75 simpang Jalan Lingkar Pangkalan Ketinci Pelalawan, Riau, Sabtu (06/01). Dalam kunjungan itu, Kapolda dan rombongan menyerahkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana banjir.
Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal dalam kunjungannya mengatakan yang harus di perhatikan adalah masyarakat yang terdampak banjir. Masyarakat yang rumahnya sudah terendam banjir, agar segera melakukan pengungsian ketempat yang lebih aman. Nanti akan diserahkan bantuan dari Polda Riau kepada masyarakat yang terdampak banjir.
Mengingat kini semakin tingginya curah hujan mengakibatkan, debit air di lokasi banjir Kilometer 75 sampai 83 Desa Kemang mencapai 1 meter lebih, Kapolda Riau juga menyampaikan pada saat sekarang ini adalah musim hujan.
"Jadi mengakibatkan debit air sungai cepat sekali bertambah dan meninggi. Di tambah lagi dengan kondisi jalan Lintas Timur ini sangat berdekatan sekali dengan sungai Kampar. Maka dari itu, apabila terjadi luapan sungai Kampar yang besar.Maka cepat sekali jalan Lintas Timur ini terendam banjir," ujar Kapolda Iqbal.
Sekarang ini diposisi kilometer 75 kedalam air diperkirakan mencapai 50-70 centimeter. Lokasi genangan air yang paling parah di jalan Lintas Timur adalah kilometer 83. Kedalaman air yang menggenangi jalan pada kilometer 83 mencapai 1,2 meter. Kondisi ini sudah tidak bisa lagi untuk dilalui oleh kendaraan roda dua dan mobil kecil.
Melihat kondisi seperti ini, tentu harus dilakukan upaya maksimal. Terutama kepada pengguna jalanjalan jangan sampai terjadi kemacetan. Oleh karena itu , strategi yang akan dilakukan adalah berupa rekayasa lalulintas. Meskipun upaya tersebut tidak bisa normal, namun strategi tersebut diharapkan bisa membuat arus lalu lintas terus mengalir.
Kapolda juga mengatakan rekayasa arus lalu lintas yang akan dilakukan adalah pola pengalihan arus lalu lintas, pola buka tutup. Sedangkan untuk pola buka tutup arus lalu lintas ini akan dilakukan maksimal 1 jam sekali, bisa juga 30 menit sekali. Berhubung jalan Lintas Timur ini digenangi banjir, jadi tidak mungkin dilakukan arus lalu lintas dua arah.
"Kita akan dilakukan berbagai macam upaya untuk kepentingan masyarakat banyak. Oleh karena itu, kita akan lakukan beberapa strategi untuk pengguna jalan.Berupa pengalihan arus lalu lintas dan sistem buka tutup arus lalu".ujar Kapolda Riau
Kapolda Riau juga menghimbau kepada pengguna jalan kendaraan truk besar, diharapkan bisa kerjasama dengan petugas yang bertugas mengatur lalu lintas. Bahwa petugas dilapangan 24 jam, melakukan tugas dan pelayanan untuk mengatur lalulintas dan keamanan para pengguna jalan.
Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal dalam mengecek kondisi langsung ke lokasi banjir, turut didampingi Dirlantas Polda Riau, Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto dan sejumlah Pejabat Forkopimda Kabupaten Pelalawan.*


Komentar Via Facebook :