Mengenal Pakan Ternak Indigofera yang Berprotein Tinggi
CYBER88.CO.ID -- Dalam memelihara ternak berupa sapi, Kambig atau Domba tentu kita harus menyediakan pakan dengan kualitas baik demi kesehatan para hewan ternak. Selain rumput liar atau rumput yang ditanam, salah satu tanaman yang sangat baik dijadikan pakan hijauan adalah indigofera. Selain dijadikan pakan hijauan, daun indogofera juga bias diawetkan dengan cara di keringkan dan dimasukan ke plastic atau tong secara kedap udara. Metode ini disebut “Hay”
Tanaman ini berasal dari keluarga leguminosa atau polong-polongan pohon yang memiliki ukuran sedang sehingga dikategorikan dalam bentuk leguminosa perdu. Tanaman ini memiliki ciri-ciri daun hijau dengan tipe majemuk dengan ukuran 3-25 cm, dengan bunga kecil berbentuk raceme dengan ukuran panjang 2-15 cm.
Pohon ini rimbun dengan banyak cabang. Bunganya berwarna ungu dan memiliki sistem perakaran dalam. Daun indigofera memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, termasuk protein, serat, vitamin, dan mineral sehingga sangat baik untuk pertumbuhan dan kesehatan ternak. Selain itu, daun indigofera juga mengandung serat yang dapat membantu pencernaan ternak.
Keunggulan Tanaman Indigofera
1. Tahan kekeringan
Sistem perakaran dalam yang dimiliki legume indigofera menghasilkan tanaman yang tahan terhadap iklim kering sehingga dapat ditanam di lahan kritis dan dapat menjadi alternatif sumber pakan pada saat terjadi musim kemarau.
2. Produktif
Legume indigofera merupakan leguminosa pohon sehingga dapat dipanen secara berkala tanpa harus ditanam kembali setiap panen.
Umur panen pertama yaitu sekitar 6-8 Bulan setelah pemindahan ke areal tanam dan 45-60 hari untuk pemanenan kedua dan seterusnya.
Berdasarkan hasil panenan, legume indigofera ini bisa mencapai hasil rata-rata 1kg/pohon/panen.
3. Disukai ternak
Legume Indigofera ini memiliki kandungan tannin (zat antinutrisi) yang rendah sehingga berpengaruh pada palatabilitas (kesukaan) ternak.
Tetapi perlu diingat meskipun disukai ternak dan bernutrisi tinggi, komposisi bahan pakan hijauan yang diberikan harus tetap berimbang. Tidak holeh 100% menggunakan leguminosa.
4. Nutrisi Tinggi
Legume Indigofera kaya akan nitrogen, fosfor, dan kalsium. Tanaman ini sangat baik digunakan sebagai campuran pakan dasar maupun pakan suplemen khususnya untuk ternak dalam status produksi tinggi (laktasi) karena tingginya kandungan protein karena tingginya kandungan protein (26-31%) disertai kandungan serat yang relative rendah dan tingkat kecernaan yang tinggi (77%)
5. Kandungan Nutrisi
Melansir dari Jurnal Sain Peternakan Indonesia dan Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan daun indigofera mengandung berbagai nutrisi, seperti:
Protein kasar : 31,49 %
Lemak kasar : 3,63 %
Serat kasar : 13,47%
Kalsium: 0,22%
Fosfor: 0,18%
Beta karoten
Xantophyl
Selain sebagai pakan ternak, manfaat lain dari indigofera adalah sebagai pewarna Batik yang merupakan warisan budaya Indonesia yang sangat khas
Daun Indigofera tinctoria memiliki kandungan zat warna yang memiliki karakter warna biru-hijau hingga biru tua atau yang disebut wedelan. Warna biru alami dari Indigofera tinctoria ini sangat meresap ke dalam kain sehingga memiliki ketahanan warna yang tinggi.
Oleh karenanya, cara pewarnaan menggunakan pewarna alam termasuk daun indigofera selalu dipertahankan oleh para pembatik tradisional. Sehingga, dulu, pewarnaan batik tidak dilakukan dengan menggunakan bahan pewarna kimia. Pembatik zaman dahulu memanfaatkan tumbuh-tumbuhan untuk diambil zat warnanya.
Selain untuk menjaga tradisi luhur dalam membatik, ini juga karena tingkat ketahanan warna yang lebih baik. Baik terhadap bahan kimia lain seperti deterjen yang bersifat asam maupun paparan sinar matahari dalam waktu lama.
Dengan begitu, sifat kain yang tercipta ini ramah terhadap lingkungan maupun kulit manusia. (*)


Komentar Via Facebook :