Dewan Kebudayaan Cilegon Dorong Transparansi Penjurian FLS2N
Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cilegon, Ayatullah Khumaen
CYBER88 | Cilegon — Dewan Kebudayaan Kota Cilegon mengimbau panitia penyelenggara Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kota Cilegon untuk menerapkan prinsip transparansi dalam seluruh proses penjurian. Selasa,13 Mei 2025.
Imbauan ini disampaikan menyusul adanya aspirasi dari masyarakat dan peserta lomba yang mengeluhkan kurangnya keterbukaan dalam proses penilaian tahun ini.
Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cilegon, Ayatullah Khumaeni, menegaskan pentingnya keadilan dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan FLS2N. Ia menyebut bahwa proses penjurian yang transparan akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap ajang tersebut.
“Kami menilai penting bagi penyelenggara FLS2N untuk mengedepankan prinsip keadilan dan akuntabilitas, khususnya dalam proses penjurian yang menjadi penentu utama prestasi para peserta,” ujar Ayatullah Khumaeni.
Dewan Kebudayaan mendorong agar panitia mempublikasikan informasi penting terkait penjurian, antara lain
Kriteria penilaian lomba secara rinci dan terbuka.
Identitas juri dan latar belakang keahliannya,
Mekanisme evaluasi dan proses akumulasi nilai. Prosedur pengajuan keberatan atau banding oleh peserta.
Menurut Ayatullah, langkah ini tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga memastikan bahwa FLS2N benar-benar menjadi ruang yang adil bagi siswa untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka.
“Kami mendukung penuh tujuan luhur FLS2N sebagai wahana pengembangan seni dan budaya di kalangan pelajar. Karena itu, kejujuran dan keterbukaan harus menjadi landasan utama setiap proses di dalamnya,” tegasnya.
Dewan Kebudayaan Kota Cilegon juga menyatakan kesiapannya menjadi mitra dialog serta fasilitator dalam upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan FLS2N ke depan.


Komentar Via Facebook :