Penyaluran BLT DD Tahun 2025 dan Rembuk Stunting di Desa Pandan Dulang Berjalan Lancar
CYBER88 | OKU Sumsel— Bertempat di Kantor Desa Pandan Dulang, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk bulan April, Mei, dan Juni 2025 telah dilaksanakan pada Selasa (3/6/2025).
Penyaluran berjalan lancar dan penuh keceriaan, terlihat dari senyum bahagia para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kepala Desa Pandan Dulang, Mersi Egenom, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebanyak 15 KPM menerima BLT DD dengan total bantuan sebesar Rp900.000,- untuk tiga bulan.
“Penyaluran BLT DD TA 2025 ini berjalan baik. Semua bantuan untuk bulan April, Mei, dan Juni sudah kami serahkan kepada 15 KPM,” ujar Egenom.
Selain penyaluran BLT, kegiatan juga dilanjutkan dengan Rembuk Stunting sebagai bagian dari komitmen desa dalam pencegahan dan penanganan stunting.
Camat Semidang Aji, Dicky Tirtahadi, S.IP., M.Si., dalam sambutannya mengimbau agar bantuan tersebut digunakan sesuai kebutuhan.
“Kepada para KPM, gunakanlah bantuan ini untuk kebutuhan pokok. Desa Pandan Dulang punya potensi luar biasa. Masyarakatnya rajin dan kreatif, memanfaatkan pekarangan untuk menanam kebutuhan sehari-hari. Ini salah satu faktor penting dalam mendukung pencegahan stunting,” ungkap Dicky.
Perwakilan Dinas PMD OKU, Desri Antonio, juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan. “Terima kasih kepada Bapak Mersi Egenom yang telah menyalurkan BLT dengan baik. Yang membanggakan, Desa Pandan Dulang hingga saat ini tercatat sebagai desa dengan status ‘Zero Stunting’.
Ini harus kita pertahankan. Bahkan, desa ini kerap menjadi perwakilan OKU dalam berbagai event tingkat Provinsi Sumsel,” jelasnya.
Rahmad Cahyadi, tenaga ahli gizi perwakilan Kabupaten OKU, turut memberikan apresiasi kepada Posyandu dan para kader.
“Alhamdulillah, desa ini bebas dari stunting. Namun, upaya pencegahan harus terus ditingkatkan. Posyandu memegang peranan kunci dalam pencegahan sejak dini. Jika ada usulan dari kader, jangan ragu untuk disampaikan kepada kami agar bisa diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Rahmad.
Senada dengan hal tersebut, Kepala UPTD Puskesmas Semidang Aji, Emilia Contessa, SKM, menyampaikan pentingnya edukasi berkelanjutan.
“Pencegahan stunting harus dimulai sejak remaja, masa kehamilan, hingga balita. Posyandu harus terus mengedukasi masyarakat agar tidak ada lagi balita yang mengalami gangguan pertumbuhan seperti berat badan dan tinggi badan yang tidak sesuai usia,” ujar Emilia.
Kegiatan penyaluran BLT dan Rembuk Stunting ini berlangsung lancar dan penuh antusiasme.
Hadir dalam kegiatan ini, Camat Semidang Aji, Dicky Tirtahadi, S.IP., M.Si, Perwakilan Dinas PMD OKU, Desri Antonio, Kepala UPTD Puskesmas Semidang Aji, Emilia Contessa, SKM, Kepala Desa Pandan Dulang, Mersi Egenom, Ketua BPD, Ardison, Para kader Posyandu, Tokoh masyarakat dan pemuda,Serta warga Desa Pandan Dulang. (Reynol)


Komentar Via Facebook :