KASAD dan PANGDAM III/Siliwangi Tinjau Pembersihan Situ Bagendit Garut
CYBER88 | GARUT -- Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., di dampingi Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP melakukan peninjauan langsung kegiatan Karya Bhakti pembersihan eceng gondok di wilayah KOREM 062 Tarumanagara bertempat di Obyek Wisata Situ Bagendit, Kampung Kiaralawang, Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa-Barat, Kamis (17/07/2025).
Turut hadir kegiatan tersebut Irjenad, Dankodiklatad, Danpusenif, para Asisten Kasad, Pangdam III/ Siliwangi, Kasdam III/Siliwangi, Danrem 062/Tarumanagara, Asintel dan Aster Kasdam lll/Siliwangi, Dandim 0611/Garut, Bupati Garut, Ketua DPRD Kab.Garut, para SKPD Kab.Garut, Camat Banyuresmi dan Kepala Desa Sukamukti.
Kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengembalikan fungsi ekologis Danau yang menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengungkapkan, bahwa Program ini merupakan bagian dari inisiasi yang luas dari TNI AD yang sebelumnya berfokus pada program air bersih, sanitasi dan irigasi persawahan.
Situ Bagendit adalah Danau ketiga yang menjadi target rehabilitasi setelah upaya sukses di Danau Toba dan Danau Tondano.
Persoalan eceng gondok menjadi masalah hampir di seluruh Danau di Indonesia.
" Memang untuk membersihkan eceng gondok ini agak sedikit rumit, tapi saya meyakini mudah-mudahan dalam empat bulan langsung terlihat nanti perubahannya disini dan bisa menjadi tempat yang baik untuk rekreasi selain itu juga menjaga alam karena eceng gondok ini sangat mempercepat pendangkalan karena nyedot airnya cepat dan bekas-bekasnya membuat pendangkalan, " Ungkapnya kepada para awak media.
Meski demikian, Kasad memaparkan, TNI AD akan mengerahkan 4 paket peralatan yang masing-masing terdiri dari 2 ponton dan 1 konveyor dengan total 8 ponton dan 4 konveyor untuk mempercepat proses pembersihan.
Setelah empat bulan satu paket lengkap (dua ponton, dua perahu dan satu konveyor) akan di pindahkan ke Cirata untuk melanjutkan upaya rehabilitasi disana.
" Untuk itu pengaruhnya kita buat di Danau Toba dan Danau Tondano itu sangat baik, Tondano 4 bulan kita bisa 100 hektare disana, disana lebih luas, saya lihat disini gak terlalu luas, jadi 4 bulan saya yakin sudah terlihat, " Paparnya.
Ia berharap, Pembersihan eceng gondok di Situ Bagendit diharapkan tidak hanya memulihkan fungsi danau sebagai sumber daya air, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan yang berkelanjutan.
" Perahu ponton ini merupakan hasil inovasi prajurit TNI AD yang bertujuan membantu mempercepat pembersihan eceng gondok, alat ini bisa menjadi solusi berkelanjutan dalam menjaga ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, untuk eceng gondok yang diangkat sebagai upaya kelanjutan nanti akan diolah menjadi pupuk, " Pungkas Kasad. (SUWITO ).


Komentar Via Facebook :