Kota Cimahi Raih Dua Penghargaan Strategis dalam Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2024

Kota Cimahi Raih Dua Penghargaan Strategis dalam Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2024

CYBER88 | Cimahi – Pemerintah Kota Cimahi kembali menunjukkan prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan strategis terkait kinerja keuangan daerah yang sangat baik. 

Kota Cimahi berhasil menempati peringkat pertama dalam kategori Kinerja Peningkatan Kemandirian Fiskal Daerah Tahun Anggaran 2024 dan peringkat kedua dalam Penilaian Kinerja Debitur Tahun Anggaran 2024 kategori Pinjaman Pemerintah Daerah. 

Penghargaan tersebut diserahkan pada Kamis (17/07) dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Transfer ke Daerah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan RI di Aula Soekarno Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Barat.

Penghargaan pertama sebagai Peringkat Pertama Kinerja Peningkatan Kemandirian Fiskal diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan Kota Cimahi dalam mengelola keuangan daerah secara mandiri dan berkelanjutan. 

Hal ini menandakan keberhasilan kota dalam mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pengelolaan anggaran yang efisien dan akuntabel.

Sementara itu, penghargaan kedua yaitu Peringkat Kedua Penilaian Kinerja Debitur Terbaik diserahkan oleh Kementerian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Khusus Investasi. 

Predikat ini menjadi pengakuan atas komitmen Kota Cimahi dalam memenuhi kewajiban pinjaman daerah secara tepat waktu, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penilaian dilakukan berdasarkan indikator ketepatan pembayaran angsuran, kesesuaian nilai pembayaran, rekonsiliasi rutin, serta pelaporan pinjaman yang akurat dan tepat waktu.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cimahi, Harjono, yang hadir pada acara tersebut menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil sinergi lintas sektor dan arahan strategis dari pimpinan daerah dalam mewujudkan kemandirian fiskal yang berdaya saing. 

“Prestasi ini menjadi motivasi kami untuk terus mendorong inovasi dan perbaikan dalam pengelolaan keuangan, demi mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelayanan publik yang prima,” ujarnya.

Penghargaan ini juga diharapkan menjadi pemicu semangat bagi daerah lain untuk memperkuat kemandirian fiskal dan akuntabilitas pinjaman daerah sebagai bagian dari reformasi pengelolaan keuangan nasional.

Komentar Via Facebook :