Kemacetan Pagi di Jalan Raya Edi Sukma Lido-Cigombong Kian Parah, Warga: Bisa Jadi Ikon Baru Macet

Kemacetan Pagi di Jalan Raya Edi Sukma Lido-Cigombong Kian Parah, Warga: Bisa Jadi Ikon Baru Macet

CYBER88 | Bogor – Suasana pagi di sepanjang Jalan Raya Edi Sukma Lido, Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kian memprihatinkan. Suara klakson saling bersahutan, deru mesin dan knalpot memekakkan telinga, menggambarkan kemacetan layaknya medan pertempuran.

Jalan yang menjadi penghubung utama antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi ini setiap pagi berubah menjadi lautan kendaraan yang bergerak tersendat. Potret kemacetan ini seolah telah menjadi bagian dari rutinitas warga, terutama sejak dimulainya kembali aktivitas sekolah.

"Tiga titik kemacetan paling parah ada di pertigaan Stasiun Cigombong, pertigaan menuju sekolah Cigombong, dan lampu merah perbatasan Bogor-Sukabumi," ujar salah satu warga. Ketiga titik tersebut menjadi pusat kepadatan, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari.

Hadi (48), warga Cigombong, menuturkan bahwa kemacetan paling parah terjadi sejak Senin lalu, bertepatan dengan dimulainya masuk sekolah.
“Biasanya macet hanya hari Senin, tapi sekarang setiap pagi. Kalau terus dibiarkan tanpa penanganan, bisa-bisa jadi ‘ikon’ baru Cigombong: macet pagi hari,” ucapnya saat ditemui di tengah kemacetan, Rabu (16/07/2025).

Di lokasi yang sama, Ahmad (40) juga mengeluhkan hal serupa.
“Saya berangkat jam 06.00, sekarang sudah lewat jam 07.00 masih belum bergerak dari gang Stasiun Cigombong. Akhirnya saya parkir dulu sambil nunggu jalanan lancar,” keluhnya.

Warga berharap pihak terkait segera turun tangan untuk mencari solusi konkret demi mengurai kemacetan yang kian hari semakin mengganggu aktivitas harian masyarakat.

 

Komentar Via Facebook :