Warga Gerem Bangun Fasum Secara Swadaya, Ketua Komisi 4 DPRD Turun Tangan

Warga Gerem Bangun Fasum Secara Swadaya, Ketua Komisi 4 DPRD Turun Tangan

CYBER88 | Cilegon – Suasana Minggu pagi, 10 Agustus 2025, di lingkungan Sumur Wuluh, RW 03, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, terasa berbeda. Sejak udara masih segar, suara cangkul, dentingan besi, dan deru mesin alat berat sudah memecah keheningan.

Puluhan warga—mulai dari bapak-bapak yang masih mengenakan sarung hingga emak-emak yang tak segan turun ke lapangan—bergotong royong membangun fasilitas umum (fasum) yang telah lama mereka impikan. Kegiatan ini mencakup perapian lingkungan, pembangunan fondasi untuk memperkuat tebing jalan, hingga perataan lahan berskala besar.

Semua dilakukan secara swadaya tanpa menunggu program resmi pemerintah. Bahkan Ketua Komisi 4 DPRD Kota Cilegon, Muhammad Saiful Basri, hadir memimpin langsung jalannya kegiatan. Tak hanya hadir secara simbolis, Basri ikut bekerja di lapangan, memantau progres, memberi arahan, dan menggunakan dana pribadinya untuk menyewa alat berat demi kelancaran pekerjaan.

Menurut Basri, fasum yang layak sangat dibutuhkan masyarakat. “Tidak semua warga mampu menyewa gedung untuk hajatan, pertemuan warga, atau kegiatan keagamaan. Dengan adanya fasum, warga punya ruang sendiri untuk berkumpul dan menggelar kegiatan tanpa terbebani biaya tambahan,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga ruang publik di tengah kepungan industri besar maupun kecil.

Ketua RW 03, Samani, menyampaikan kebanggaannya atas antusiasme warganya. “Ini bukti bahwa pembangunan bisa berjalan meski tanpa anggaran resmi, asalkan ada kemauan dan kekompakan,” katanya.

Gotong royong ini tidak hanya menghasilkan bangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga, membangun rasa saling percaya, dan melestarikan budaya gotong royong yang kini semakin jarang terlihat.

Kisah warga Gerem ini menjadi pengingat bahwa kemajuan wilayah tak semata diukur dari besarnya anggaran, melainkan dari kesadaran dan kebersamaan warganya—semangat yang hari itu terasa lebih kokoh dari fondasi beton yang mereka cor bersama.

 

Komentar Via Facebook :