Pemerintah Kelurahan Gerem Gelar FGD bersama Lima Anggota DPRD Cilegon, Bahas Air Bersih dan Mitigasi Bencana
CYBER88 | Cilegon – Pemerintah Kelurahan Gerem menginisiasi Focus Group Discussion (FGD) bersama dengan lima anggota DPRD Kota Cilegon yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Gerem. Diskusi yang digelar ini bertujuan menyinergikan program pembangunan kelurahan dengan rencana pokok-pokok pikiran (pokir) para wakil rakyat.
Lurah Gerem, Rahmadi Ramidin menyampaikan harapannya agar potensi lima legislator asal Gerem tersebut dapat mempercepat realisasi pembangunan di wilayahnya, khususnya pada program yang bersifat mendesak. “Tugas dewan salah satunya adalah penganggaran. Semoga program yang sudah disusun Kelurahan bisa sinkron dengan rencana pokir para anggota dewan,” ujarnya.
Salah satu isu utama yang dibahas adalah optimalisasi pemenuhan akses air bersih. Dari 17 titik sumur bor yang telah dibangun oleh Pemerintah Kelurahan Gerem, masih terdapat tiga titik wilayah yang memerlukan pembangunan jaringan air bersih. Selain itu, topik mitigasi bencana turut menjadi perhatian mengingat Gerem termasuk wilayah dengan potensi bencana tinggi.
Lurah Gerem juga menyoroti kondisi infrastruktur, seperti akses jalan, sarana-prasarana mitigasi, rumah tanggap darurat, hingga pemasangan guardrail di titik rawan kecelakaan. “Sekitar 80% wilayah kita belum memiliki guardrail. Ini berbahaya bagi keselamatan warga,” katanya.
Adapun lima anggota DPRD Kota Cilegon asal Dapil Gerem yang diundang pada FGD tersebut yaitu Muhammad Saiful Basri (PPP), H. Jazuli (PKS), Faturohmi (Gerindra), Fachri Mohammad Rizki (Demokrat), dan H. Abdul Rojak (Golkar). Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gerem.
Program pengadaan air bersih di Kelurahan Gerem mendapat dukungan penuh dari Dewan Komisi 1 Fraksi PKS, H. Jazuli. Dukungan ini disampaikan usai Forum Group Discussion (FGD) di Ruang Kerja Lurah Gerem.
H. Jazuli menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi. “Insya Allah untuk Kelurahan Gerem kami selalu siap mendukung. Kami akan mencari solusi percepatan bersama Lurah dengan menggali potensi yang ada di Kelurahan Gerem, sehingga masyarakat memahami dan program ini bisa segera terealisasi,” ujarnya.
Ia juga menyebut, pihaknya akan mendorong alokasi anggaran melalui APBD-P tahun 2025 agar program ini dapat berjalan optimal. “Kami di kedewanan siap menyampaikan aspirasi warga, dan berharap semua pihak bisa bersinergi,” ujarenya.
Hal yang sama dikatakan oleh Faturohmi Dewan dari Fraksi Gerindra," Intinya kita dukung rencana program penanggulangan kekeringan di kelurahan Gerem bersama anggota DPRD yang lain dari dapil Gerogol - Pulomerak. Beberapa titik rencana usulan pembuatan sumur bor akan kita usulkan ke pemerintah, dan insha Allah akan kita kawal," Pungkasnya.


Komentar Via Facebook :