ASDP Perketat Pemeriksaan Tiket dan Identitas Penumpang di Merak Jelang Long Weekend HUT RI ke-80

ASDP Perketat Pemeriksaan Tiket dan Identitas Penumpang di Merak Jelang Long Weekend HUT RI ke-80

CYBER88 | Merak – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak menggelar operasi gabungan pemeriksaan tiket dan pencocokan identitas penumpang di Pelabuhan Merak untuk menghadapi lonjakan arus libur panjang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI. Operasi yang berlangsung sejak Jumat (15/8) malam ini melibatkan KSOP, BPTD, aparat kepolisian, Tim BKO, serta operator pelayaran yang tergabung dalam Gapasdap dan INFA. Sabtu, 16 Agustus 2025

General Manager ASDP Merak, Syamsudin, menegaskan bahwa operasi ini bertujuan memastikan akurasi data tiket dan identitas penumpang agar seluruh nama tercatat resmi dalam manifest sebelum naik kapal. “Langkah ini kami lakukan untuk memperkuat keselamatan dan keamanan pelayaran, khususnya di tengah lonjakan volume penumpang dan kendaraan,” ujarnya.

Syamsudin menyebut, operasi gabungan tersebut telah berjalan memasuki minggu ketiga dan akan terus dilaksanakan hingga waktu yang belum ditentukan. Pada Jumat (15/8), tercatat 31.428 penumpang dan 8.264 kendaraan menyeberang dari Merak menuju Bakauheni. Angka tersebut meningkat 22% untuk penumpang dan 17% untuk kendaraan dibanding rata-rata harian Agustus 2025. Lonjakan terbesar didominasi kendaraan golongan IVA sebanyak 2.413 unit.

Menurutnya, tiket penyeberangan menjadi dokumen utama yang diperiksa dalam screening awal. Nomor polisi kendaraan, jumlah penumpang, hingga golongan kendaraan wajib sesuai agar manifest terkonsolidasi dengan baik. “Jika ditemukan ketidaksesuaian, kendaraan akan diputar balik. Ini bagian dari disiplin manifest dan tanggung jawab bersama demi keselamatan pelayaran,” tegas Syamsudin.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menambahkan bahwa integritas manifest merupakan ekosistem keselamatan yang harus dijalankan kolektif oleh operator kapal, regulator, perusahaan angkutan, hingga penumpang. ASDP sendiri telah menyiapkan sistem Ferizy yang memfasilitasi pengisian data lengkap saat pembelian tiket dan pembaruan data sebelum check-in.

“Namun keberhasilan tertib manifest tetap bergantung pada kedisiplinan pengguna jasa. Sesuai Permenhub No. 26 Tahun 2015, pengemudi wajib memastikan nama penumpang sudah diinput dengan benar sebelum pemindaian barcode di dermaga,” jelas Shelvy.

Data ASDP menunjukkan, selama hampir sebulan pelaksanaan operasi, masih ada sekitar 20% kendaraan yang tidak patuh menginput data tiket dengan benar, didominasi kendaraan truk. Untuk itu, ASDP mengimbau masyarakat melakukan reservasi tiket lebih awal melalui aplikasi Ferizy, menghindari pembelian melalui calo, serta mengisi data diri dan penumpang dengan lengkap.

ASDP memastikan operasi gabungan pemeriksaan tiket dan identitas ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi digital layanan penyeberangan nasional yang lebih akuntabel, transparan, dan aman.

 

Komentar Via Facebook :