DMI dan MUI Kecamatan Cilegon Dorong Jumling Jadi Sarana Ukhuwah dan Solidaritas Palestina
CYBER88 | Cilegon – Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cilegon bersama Forkopincam kembali menggelar kegiatan Jumling (Jumat Keliling) di Masjid Al-Faizin, Kelurahan Bendungan, Jumat (5/9/2025). Meski bertepatan dengan hari libur, kegiatan berlangsung khidmat dengan pengajian dan dialog bersama masyarakat.
Jumling dinilai penting karena menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan ukhuwah islamiyah. Melalui kegiatan ini, pesan kebersamaan, kepedulian sosial, hingga ajakan menjaga persatuan bangsa dapat langsung disampaikan kepada jamaah.
Camat Cilegon, Maman Herman, menegaskan bahwa Jumling kini lebih intens dilakukan, bahkan hingga tiga kali dalam sebulan. Hal itu menyesuaikan dengan bertambahnya jumlah masjid di Kecamatan Cilegon yang kini mencapai 44 masjid.
“Jumling ini bukan hanya ajang silaturahmi. Bersama DMI dan MUI, kami ingin masjid menjadi pusat persatuan umat. Kami juga mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi kondisi politik, tetap menjaga kondusivitas, dan menumbuhkan kecintaan pada tanah air,” ujarnya.
Maman Herman juga mengimbau agar setiap masjid, terutama yang dikunjungi, menyisihkan sebagian kasnya untuk Palestina. Minimal satu Jumat dalam sebulan atau sekali dalam setahun, dana tersebut diharapkan dapat menjadi wujud solidaritas umat Islam di Cilegon.
Sementara itu, Ketua DMI Kecamatan Cilegon, Dr. Agus Setiawan, menyampaikan apresiasinya. “Alhamdulillah, DMI Kecamatan Cilegon bersama Muspika, dihadiri Pak Camat, Wakapolsek, pengurus DMI serta jamaah Masjid Al-Faizin, melaksanakan Jumat keliling. Harapannya, kegiatan ini semakin menyatukan dengan masyarakat Kecamatan Cilegon sekaligus menjadi sarana sosialisasi program-program DMI serta dialog mengenai berbagai kendala di wilayah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, bertambahnya jumlah masjid dari 42 menjadi 43 menunjukkan perkembangan positif, bahkan ada musala yang statusnya meningkat menjadi masjid. “Fungsi masjid diharapkan tidak hanya makmur sebagai bangunan ibadah mahdoh, tetapi juga memakmurkan masyarakat sekitarnya melalui ibadah gairu mahdoh,” jelasnya.
Melalui sinergi Forkopincam, DMI, MUI, dan masyarakat, Jumling di Kecamatan Cilegon diharapkan terus menjadi sarana memperkuat iman, ukhuwah, serta menumbuhkan kepedulian sosial, termasuk solidaritas lintas batas untuk Palestina.


Komentar Via Facebook :