MAN 2 Cilegon Jadi Tuan Rumah Olimpiade Madrasah Indonesia 2025
Pembukaan OMI Tingkat Kota. di MAM 2 Cilegon 9/9/2025.
CYBER88 | Cilegon – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Cilegon resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat Kota Cilegon yang berlangsung pada 9–12 September 2025.
Ajang bergengsi Kementerian Agama ini mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital; Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju yang Berdaya Saing Global”, serta diikuti 313 peserta dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).
Kepala MAN 2 Cilegon, Mamad, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada madrasah yang dipimpinnya.
“Alhamdulillah, MAN 2 Cilegon dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan OMI tahun ini. Kegiatan ini dihadiri pejabat Kemenag Kota Cilegon, pengawas, kepala madrasah negeri maupun swasta, para pendamping, serta ratusan peserta dari berbagai jenjang."
"OMI bukan sekadar kompetisi akademik, melainkan wadah kolaborasi untuk menumbuhkan kreativitas, kejujuran, kerja keras, serta semangat riset di kalangan siswa. Saya berharap dari Cilegon lahir generasi madrasah unggul yang mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional.” tuturnya.
Kepala Kemenag Kota Cilegon, H. Amin Hidayat, memberikan apresiasi atas persiapan OMI 2025. “Saya sangat senang melihat persiapan kegiatan ini. Persiapannya matang, dan saya yakin Cilegon bisa meraih sukses. Bahkan, kita berpeluang menorehkan prestasi di tingkat nasional."
"Untuk tingkat kota, saya minta para juri benar-benar objektif, tidak ada istilah disiasati atau dicurangi. Biarkan anak-anak berprestasi sesuai kemampuan mereka. Saya juga berpesan agar peserta menjaga kesehatan, karena itu sangat menentukan capaian prestasi.”
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Cilegon, Soleh Gunawan, S.Ag., M.E., menegaskan bahwa OMI kali ini menjadi sejarah baru di dunia pendidikan madrasah Kota Cilegon.
“Alhamdulillah, hari ini kita membuka OMI yang pertama kali digelar di tingkat Kota Cilegon. Jumlah pesertanya mencapai 313 orang dari MI, MTs, dan MA."
OMI merupakan gabungan dari Mayres dan Sains, yang sebelumnya ada d KSM (Kompetisi Sains Madrasah), kini dirangkum menjadi satu. Harapan kami, dari tingkat kota ini akan muncul juara-juara yang bisa mewakili Cilegon ke tingkat provinsi dan nasional.
"Saat ini lomba difokuskan pada bidang Sains, sementara untuk Riset masih dibuka pendaftaran karena prosesnya lebih panjang. Dari pengalaman KSM, kita sudah mampu mengirim wakil hingga ke event nasional, mudah-mudahan OMI juga bisa demikian.” pungkasnya.
Dengan penyelenggaraan OMI 2025, madrasah-madrasah di Cilegon menunjukkan kesiapan menghadapi tantangan era digital sekaligus berkomitmen mencetak generasi berdaya saing global. Ajang ini diharapkan tidak hanya melahikan juara, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan madrasah yang unggul dalam sains, riset, maupun akhlak mulia.


Komentar Via Facebook :