DISPERINDAG GARUT BERIKAN PENDAMPINGAN SERTIFIKASI BPOM KEPADA PULUHAN PELAKU IKM

DISPERINDAG GARUT BERIKAN PENDAMPINGAN SERTIFIKASI BPOM KEPADA PULUHAN PELAKU IKM

Disperindag ESDM Kabupaten Garut terus dorong daya saing produk lokal!

CYBER88 | GARUT — Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut terus berkomitmen meningkatkan daya saing produk lokal. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan SOP Izin Edar BPOM, yang digelar di Aula Disperindag ESDM Kabupaten Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Selasa (28/10/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, dan menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam membantu para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) agar produk mereka memenuhi standar kualitas serta keamanan pangan sesuai ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dalam sambutannya, Ridwan menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat sosialisasi, tetapi juga memberikan pendampingan langsung kepada para pelaku IKM yang memenuhi kriteria untuk memperoleh sertifikasi izin edar BPOM.

“BPOM sebagai lembaga pengawas obat dan makanan mengharapkan para IKM memenuhi standar kualitas produk. Selain memastikan keamanan pangan dan kebutuhan konsumen, kita ingin semua produk IKM Garut yang layak edar dapat memperluas jejaring pasar,” ujar Ridwan Effendi.

Sebanyak 50 pelaku IKM dari berbagai sektor di Kabupaten Garut mengikuti kegiatan ini. Disperindag menargetkan agar ke depan seluruh IKM di wilayah Garut dapat memperoleh sertifikat izin edar BPOM sebagai jaminan mutu dan kepercayaan konsumen.

Ridwan menambahkan, tindak lanjut dari kegiatan ini adalah mendorong IKM untuk melakukan persiapan mandiri, mulai dari penyusunan dokumen formulasi produk hingga proses pendaftaran melalui sistem E-BPOM. Ia juga menekankan pentingnya fasilitas produksi yang memenuhi standar, seperti tata letak ruang produksi, kebersihan, dan sarana sanitasi yang baik.

“Kami akan secara berkala melakukan visit factory untuk memastikan bahwa tempat produksinya benar-benar sesuai dengan standar BPOM,” tegas Ridwan.

Lebih lanjut, Ridwan berpesan agar para pelaku IKM, khususnya di sektor makanan dan minuman, memiliki semangat tinggi dalam memenuhi standar izin edar.

“Ini semua untuk kepentingan para pelaku usaha sendiri. Dengan memenuhi standar kualitas produk, mereka bisa menembus pasar yang lebih luas dan meningkatkan omset,” tambahnya.

Sementara itu, Oppy Sophiawaty, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya dari Balai Besar POM Bandung yang hadir sebagai narasumber, memberikan materi seputar Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (IP CPPOB) serta tahapan registrasi produk.

Dalam paparannya, Oppy turut memberikan motivasi kepada pelaku IKM agar tetap semangat menjalani proses perizinan BPOM.

“Jangan berkecil hati. Memang perizinan terlihat sulit, tapi jalani dulu prosesnya. Dari situ kita bisa belajar dan berkembang. Lihat juga kisah sukses para pelaku usaha yang berhasil mendapatkan izin edar,” pesan Oppy.

Para peserta berharap kegiatan pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga produk-produk unggulan Garut tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.

Komentar Via Facebook :